Berita Nasional
Nasib Tragis Pencuri setelah Nekat Satroni Rumah Prajurit di Asrama TNI AD Ambil Sepeda
Aksi pencurian di asrama TNI AD terbongkar saat pelaku Ozy Saputra ditangkap polisi atas kasus pencurian HP di minimarket.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Nasib tragis pencuri yang nekat masuk ke asrama TNI AD karena mencuri sepeda.
Pencurian sepeda di asrama TNI AD dilakukan oleh pelaku pada Kamis tanggal 8 Oktober 2020 sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut keterangan polisi, pelaku masuk ke rumah prajurit TNI dengan cara merusak gembok pintu garasi.
Atas kejadian tersebut korban dirugikan sekitar Rp 5,9 juta dan melaporkan ke Polresta Padang.
Aksi pencurian di asrama TNI AD terbongkar saat pelaku Ozy Saputra ditangkap polisi atas kasus pencurian HP di minimarket.
Hasil interogasi polisi, Ozy ternyata mengaku sebagai pencuri sepeda di asrama TNI AD sebelumnya.
Ozy kini meratapi nasibnya dan meringis kesakitan karena ditembak polisi.
Baca juga: Diisi 400 Patung dan 800 Pedang, Pemilik Kastil Senilai Rp 52 Miliar Curigai Tempatnya Berhantu
Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Batalkan 2 Prajurit TNI ke Papua: Papa Kalian Tidak Om Izinkan
Pencuri berusia 27 tahun itu mengaku melakukan pencurian di depan minimarket Koperasi Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar).
Aksinya saat mengambil handphone korban yang tertinggal di saku sepeda motor terekam kamera CCTV.
Kejadian pencurian tersebut terjadi pada Selasa tanggal 20 Oktober 2020 sekira pukul 13.00 WIB.
Informasi yang dihimpun TribunPadang.com diketahui kalau korban datang ke minimarket koperasi Dinas Pendidikan Sumbar dengan sepeda motornya.
Saat memarkirkan sepeda motornya, korban lupa kalau HP Samsung A 50 miliknya tertinggal di saku bawah stang sepeda motor.
"Setelah korban kembali, HP tersebut sudah tidak ada lagi. Maka dilihat dari CCTV, ternyata ada orang yang mengambil HP tersebut," kata Kasat Reskrim Poresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Minggu (25/10/2020).
Kata dia, berdasarkan kamera CCTV terlihat seorang laki-laki yang mengambil HP tersebut dengan ciri-ciri memakai baju kemeja lengan panjang warna biru muda.
"Akibatnya korban dirugikan Rp 4 juta rupiah dan setelah kejadian langsung melaporkan ke Polresta Padang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/prajurit-tni_20160209_134221.jpg)