Tribun Bandar Lampung

Liburan Berujung Duka, Nanda Tewas Seusai Selamatkan Keponakan dan Tetangga di Pantai Sebalang

Acara liburan di Pantai Sebalang, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (1/11/2020) petang, berujung duka.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Joviter
Sutiono menunjukkan foto Nanda Setiawan semasa hidup, Senin (2/11/2020). Nanda tewas tenggelam di Pantai Sebalang, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (1/11/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Muhammad Joviter

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Acara liburan di Pantai Sebalang, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (1/11/2020) petang, berujung duka.

Satu orang dari rombongan keluarga yang pergi berwisata di pinggir pantai ini justru tewas tergulung ombak.

Korban bernama Nanda Setiawan (19), warga Jalan Cempaka 3 Ujung, Gang Pisang, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Mirisnya, bungsu dari dua saudara ini tewas setelah berhasil menyelamatkan seorang keponakan dan anak tetangga yang ikut terseret ombak.

Sutiono (46), ayah korban, menuturkan, Nanda pamit pergi bersama teman dan beberapa tetangga ke Pantai Sebalang.

Namun sekira pukul 19.00 WIB, Sutiono menerima kabar jika ankanya tenggelam sejak sore hari dan belum ditemukan.

Baca juga: Selamatkan 2 Pengunjung Wanita, Warga Bandar Lampung Tewas Terseret Ombak di Pantai Sebalang

Baca juga: Remaja Tewas di Sungai, Dikira Kecelakaan Ternyata Ditenggelamkan Sahabatnya

Mendapati kabar itu, Sutiono bergegas untuk ikut melakukan pencarian.

"Kalau cerita teman-teman Nanda, dia ini nyelamatin ponakan. Begitu ponakannya udah ke darat, dia kegulung ombak," kata Sutiono, Senin (2/11/2020).

Keponakan korban, MN (13), dan anak tetangga, LV (16), nyaris saja tewas jika tidak segera ditolong Nanda.

Pasalnya, MN dan LV diketahui tidak bisa berenang saat air laut tiba-tiba pasang.

"Setelah nyelamatin mereka, anak saya teriak minta tolong karena ombak besar datang. Karena tidak memungkinkan lagi, jadi anak saya terbawa ombak," kata Sutiono.

Beberapa jam setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan tim Basarnas sekitar 200 meter dari titik awal korban dinyatakan tenggelam.

Korban ditemukan dalam kondisi tubuh yang mengenaskan.

Di mata Sutiono, Nanda adalah anak yang baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved