Berita Nasional
Bu Guru Ngaji Dihabisi di Rumahnya, Dua Anaknya Dibiarkan Hidup oleh Pelaku
Pelaku pembunuhan bu guru ngaji berinisial K alias A (34), adalah suami dari pembantu rumah tangga korban.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOGOR - Polisi mengungkap kasus pembunuhan bu guru ngaji di Bogor.
Mayat korban AM (28) ditemukan membusuk di dalam sumur.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menangkap pelaku pembunuhan AM.
Pelaku berinisial K alias A (34), adalah suami dari pembantu rumah tangga korban.
Pada saat membunuh korbannya, ada dua anak korban di dalam rumah.
Namun kedua anak itu tidak menjadi sasaran pelaku.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Bunuh Majikan Istri: Sakit Hati Ditagih Utang, Anak Korban Dibiarkan Tidur
Baca juga: Kondisi Pria Bertato Pecatan Brimob Usai Tembak Polisi, Kini Merintih di Kursi Roda
Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan bahwa pelaku K alias A (34) saat beraksi fokus melakukan penganiayaan terhadap korban AM (28) di ruangan dapur rumah korban.
Hal itu dilakukan pelaku setelah pelaku tahu korban pulang dari acara Maulid Nabi bersama kedua putrinya dan pelaku masuk lewat jendela depan rumah yang mana pembunuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (1/11/2020) malam.
"Waktu itu anak-anak lagi tidur, tidak disentuh (pelaku) dan tidak bangun. Pokoknya si pelaku tahunya korban saja," kata Kadek Vemil kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (4/11/2020) malam.
Dalam kejadian ini kedua putri korban yang masih berumur 5 tahun dan 6 bulan selamat tanpa mengetahui apapun yang terjadi.
Dia menjelaskan bahwa dengan motif sakit hati terkait utang Rp1 juta, pelaku hanya fokus ke korban sampai akhirnya setelah korban dipukuli, korban dimasukan ke dalam sumur belakang rumah.
Rupanya, pelaku yang merupakan suami pembantu rumah tangga korban ini sudah tahu lebih dulu soal lokasi sumur itu karena sebelumnya dia pernah mengunjungi rumah korban.
"Jadi pelaku fokusnya ke korban. Korban kaget ketemu pelaku di ruang tamu. Sama pelaku diseret ke dapur dan nyawa korban dihabisi dengan memukul dan menendang. Spontan dia ingat ada sumur di belakang dapur, timbul niat buang ke dalam sumur dan pelaku memasukan korban dalam posisi kepala di bawah," katanya.
Terkait hilangnya ponsel korban dan uang, pelaku juga mengaku mengambil barang yang sempat hilang itu.
"Ternyata betul diambil pelaku, handphone dan uang Rp 500 ribu. Pada saat kejadian karena melihat ada HP, ada uang, timbul niat mengambil barang itu," kata Kadek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-pembunuhan-bu-guru-ngaji-di-bogor.jpg)