Berita Nasional
Pengakuan Pelaku Bunuh Majikan Istri: Sakit Hati Ditagih Utang, Anak Korban Dibiarkan Tidur
Sakit hati ditagih utang Rp 1 juta, pria di Cibinong, Bogor tega membunuh majikan istrinya yang juga guru ngaji.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, CIBINONG - Sakit hati ditagih utang Rp 1 juta, pria di Cibinong, Bogor tega membunuh majikan istrinya yang juga guru ngaji.
Korban Bunda Maya diseret dan dipukuli kemudian ditenggelamkan dalam sumur. Jasad korban baru ditemukan beberapa hari kemudian.
"Pelaku merupakan suami dari pembantu rumah tangga korban berinisial K Alias A, yang melakukan aksi kejinya karena sakit hati ditagih utang oleh korban senilai Rp 1 juta," kata Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil.
Saat peristiwa pembunuhan terjadi, korban baru pulang dari acara Maulid Nabi bersama dua anaknya yang masih balita.
Meski demikian, pelaku sama sekali tidak menyentuh dua anak korban yang saat itu juga ada di rumah.
Terungkap alasan pelaku pembunuhan Bunda Maya guru ngaji tak bunuh dua anak korban.
Pelaku juga memiliki alasan memasukkan Bunda Maya ke dalam sumur.
Baca juga: Tak Terima Diejek Pasangan Boy Band, Kakak Adik Bunuh Tetangga saat Hajatan
Baca juga: Seorang Ibu Hanya Bisa Melihat saat Anak Gadisnya Dibunuh Perampok
Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil mengatakan bahwa pelaku K alias A (34) saat beraksi fokus melakukan penganiayaan terhadap korban AM (28) di ruangan dapur rumah korban.
Hal itu dilakukan pelaku setelah pelaku tahu korban pulang dari acara Maulid Nabi bersama kedua putrinya dan pelaku masuk lewat jendela depan rumah yang mana pembunuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (1/11/2020) malam.
"Waktu itu anak-anak lagi tidur, tidak disentuh (pelaku) dan tidak bangun. Pokoknya si pelaku tahunya korban saja," kata Kadek Vemil kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (4/11/2020) malam.
Dalam kejadian ini kedua putri korban yang masih berumur 5 tahun dan 6 bulan selamat tanpa mengetahui apapun yang terjadi.
Dia menjelaskan bahwa dengan motif sakit hati terkait utang Rp1 juta, pelaku hanya fokus ke korban sampai akhirnya setelah korban dipukuli, korban dimasukan ke dalam sumur belakang rumah.
Rupanya, pelaku yang merupakan suami pembantu rumah tangga korban ini sudah tahu lebih dulu soal lokasi sumur itu karena sebelumnya dia pernah mengunjungi rumah korban.
"Jadi pelaku fokusnya ke korban. Korban kaget ketemu pelaku di ruang tamu.
Sama pelaku diseret ke dapur dan nyawa korban dihabisi dengan memukul dan menendang.