Selama Pandemi Covid-19, Penjualan Makanan di Tokopedia Naik 3 Kali Lipat
Tren peningkatan transaksi penjualan produk secara online atau e-commerce di Provinsi Lampung terjadi di antaranya karena adaptasi masyarakat di tenga
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tren peningkatan transaksi penjualan produk secara online atau e-commerce di Provinsi Lampung terjadi di antaranya karena adaptasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Masyarakat semakin mengurangi bertransaksi di toko, mal, atau supermarket untuk menghindari kontak langsung agar tak tertular Covid-19.
Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengungkapkan, sepanjang kuartal III tahun 2020 di tengah masih pandemi Covid-19, ada beberapa kategori produk yang mengalami peningkatan penjualan.
"Di antaranya makanan, meningkat tiga kali lipat selama pandemi Covid-19. Dalam kategori makanan itu, ada telur, ikan, mi, teh, madu, dan kopi lokal yang paling laris," katanya, Sabtu (7/11/2020).
Selain makanan, produk rumah tangga juga mengalami peningkatan penjualan selama pandemi Covid-19.
Jumlah peningkatannya, jelas Nuraini, mencapai dua kali lipat dari sebelum pandemi Covid-19.
Baca juga: Gandeng Tokopedia, IMA Lampung Akan Gulirkan Program Desa Digital
Baca juga: Omzet Sempat Turun 70 Persen karena Covid-19, Dapur Female Beralih Jualan Online
Pada kategori produk rumah tangga, penjualan yang paling laring adalah tempat sepatu dan sandal, pengharum ruangan, serta bantal tidur.
"Selanjutnya kategori elekronik, ada bohlam pintar, earphone, antena, dan receiver televisi yang paling laris. Kategori handphone dan tablet, ada penyangga dan tripod, powerbank, serta kabel data yang laris," paparnya.
Kemudian kategori kesehatan, menurut Nuraini, mengalami peningkatan penjualan 2,5 kali lipat selama pandemi Covid-19.
Pada kategori ini, paling laris adalah penjualan masker dan faceshield.
"Lalu ada kategori perawatan tubuh yang naik dua kali lipat. Kategori kecantikan untuk serum wajah lokal, krim, dan pembersih wajah paling laris," kata Nuraini.
"Kategori fesyen pria dan wanita, ada kaus, celana pendek, kacamata, jam tangan, baju tidur, dan pakaian dalam yang paling laris," imbuhnya.
Kategori peralatan olahraga tak luput dari peningkatan penjualan selama kuartal III 2020.
"Ada produk untuk bersepeda, yoga, pilates, skateboard, dan tenis meja yang memicu kenaikan signifikan pada penjualan produk kategori olahraga selama kuartal III 2020," ternangya.