Tribun Bandar Lampung
2 Batalyon Infanteri Brigif 4 Marinir/BS Lampung Latihan Pertempuran Kota
Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS melakukan latihan operasi pertempuran kota, di Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS melakukan latihan operasi pertempuran kota.
Latihan tempur ini dilaksanakan di daerah Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan (TBS), Kota Bandar Lampung, Minggu (29/11/2020).
Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono membuka secara langsung latihan pertempuran kota tersebut.
Informasi yang dihimpun, latihan ini melibatkan dua Batalyon Infanteri yang berada di bawah jajaran Brigif 4 Marinir/BS, yakni Yonif 7 dan Yonif 9 Marinir.
Suhartono mengatakan, Brigif 4 Marinir/BS sebagai bagian Integral Korps Marinir serta pasukan pendarat amfibi dituntut mampu bertempur serta mengamankan situasi, baik di darat maupun di laut.
Baca juga: 64 Prajurit Brigif 4 Marinir/BS Positif Covid-19, Kondisi Terbaru Diungkap Komandan Brigif
Baca juga: Satgas Covid-19 Bandar Lampung Sempat Dapat Penolakan di Instansi Vertikal saat Pengawasan
"Di samping harus mampu bertempur di daerah muara sungai, rawa-rawa, daerah pantai, atau hutan, marinir juga harus bisa melaksanakan pertempuran kota," tegas Suhartono, Minggu (29/11/2020).
"Sehingga, semua medan dan cuaca kami harus mampu menyiapkan prajurit, untuk bisa melaksanakan tugas-tugasnya," imbuh Suhartono.
Suhartono menuturkan, latihan ini dilaksanakan di seluruh jajaran Korps Marinir seluruh Indonesia.
"Meski masih bertugas dalam rangka Satgas Covid-19, tetapi kami tidak boleh terlena."
"Tetap kami bina profesi kami dalam rangka melaksanakan operasi perang," tutur Suhartono.
Suhartono mengatakan, skenario latihan petempuran kota untuk melumpuhkan musuh yang menduduki suatu wilayah yang padat penduduk.
"Latihan kali ini diumpamakan apabila satu wilayah diduduki oleh musuh, maka kami mengambil alih wilayah tersebut," jelas Suhartono.
Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi mengatakan, latihan ini merupakan pelaksanaan perintah dari satuan atas yang melibatkan personel gabungan dua Batalyon Infanteri di bawah jajarannya.
"Latihan ini merupakan gabungan batalyon 7, batalyon 9 marinir dan unsur kaveleri yang dipunya Brigif 4 Marinir/BS," ujar Nawawi.
Nawawi berharap, agar latihan ini dapat memberikan rasa percaya diri kepada masyarakat, bahwa TNI-Polri siap bersinergi demi keamanan negeri.
“Latihan ini di tengah kota, disaksikan oleh warga sekitar, semoga seluruh masyarakat merasa aman karena TNI-Polri akan selalu berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tandas Nawawi.
(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/2-batalyon-infanteri-brigif-4-marinirbs-lampung-latihan-pertempuran-kota.jpg)