Gempa Bumi di Pesawaran
Gempa Bumi di Pesawaran Terjadi Akibat Aktivitas Sesar Semangko Timur
Peristiwa gempa bumi di Pesawaran merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Semangko Timur.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Peristiwa gempa bumi di Pesawaran merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Semangko Timur.
Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Lampung Utara Anton Sugiharto dalam siaran persnya, Rabu (2/12/2020) malam.
"Memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," kata Anton Sugiharto, Rabu.
Hingga pukul 21.32 WIB, lanjut Anton, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
Anton Sugiharto juga mengimbau, kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca juga: BREAKING NEWS Pesawaran Diguncang Gempa Bumi Tektonik 2 Kali Malam Ini
Baca juga: Oknum PNS Pesawaran Tertangkap Pesta Sabu Bersama Tiga Rekannya
Baca juga: Chord Gitar Lagu Perfect Places Lorde, Lirik Lagu Perfect Places
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," kata Anton Sugiharto, Rabu.
Terasa di Bandar Lampung
Stasiun Geofisika Lampung Utara merilis, dampak gempa bumi dirasakan hingga ke wilayah Natar dan Bandar Lampung.
Kepala Stasiun Geofisika Lampung Utara Anton Sugiharto dalam siaran persnya mengatakan, dampak gempa bumi tersebut digambarkan oleh peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG.
Serta, berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pringsewu, Pesawaran, Natar dan Bandar Lampung dengan skala intensitas II - III MMI.
"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu."
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," sebut Anton Sugiharto, Rabu.
Sebelumnya diberitakan, Pesawaran diguncang gempa bumi berkekuatan 4.6 SR, Rabu (2/12/2020) sekira pukul 20.54 WIB.
Tak hanya sekali, gempa bumi tektonik tersebut kembali terjadi sekira pukul 20.55. WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gempa-bumi-di-pesawaran-terjadi-akibat-aktivitas-sesar-semangko-timur.jpg)