Kesehatan
Berbagai Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Asma
dr Aldo Aprizo dari Jaya Agung Medical Center Lampung Timur mengatakan diantara para penderita tersebut, paling banyak adalah anak-anak.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Asma adalah salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat.
dr Aldo Aprizo dari Jaya Agung Medical Center Lampung Timur mengatakan diantara para penderita tersebut, paling banyak adalah anak-anak.
dr Aldo setiap hari pasti menemui pasien dengan penyakit asma.
Apalagi saat sudah masuk musim hujan, jumlah pasien semakin banyak.
Baca juga: Ayah Datangi TPS, Paksa Anaknya yang Jadi Ketua KPPS Pulang karena Takut Corona
Baca juga: Nasib Para Artis yang Ikut Pilkada 2020, Ada yang Unggul Ada yang Kalah
Asma adalah penyakit peradangan saluran pernafasan.
Tanda penyakit asma yang paling khas adalah sesak nafas.
"Asma dibagi tiga yakni ringan, sedang, dan berat," ujar dr Aldo.
Asma ringan ada sesak nafas tapi masih sesak nafas ringan.
Asma sedang adalah sesak nafas yang disertai dengan bunyi wheezing, yakni bunyi "ngik" yang terdengar di stetoskop.
Kemudian asma berat adalah sesak nafas yang disertai dengan bunyi "ngik", yang terdengar oleh telinga.
Baca juga: Hasil Quick Count Pilkada 2020 di 9 Provinsi: Sumbar, Bengkulu, Kalsel, Kalteng, Sulut, Sulteng
Baca juga: Reaksi Putri Anne Saat Arya Saloka Dituduh Selingkuh dengan Amanda Manopo
Asma berat inilah yang sering mengakibatkan seseorang meninggal dunia.
Selain sesak nafas dan bunyi "ngik", seseorang yang mengalami asma pasti ada lendir di saluran pernafasan, batuk, dan dada terasa nyeri karena nafasnya yang agak berat.
Seseorang yang mengalami asma, pasti memang sudah sejak lama memiliki bakat asma.
Penyebab asma yang diketahui hingga saat ini adalah genetik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-aldo-aprizo-z.jpg)