Berita Nasional
Perwira Polisi Tidak Melawan saat Ditendang Siswa SMA
Seorang siswa SMA menendang seorang perwira polisi lalu menantangnya berkelahi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KUPANG - Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kupang berinisial EG (17) menendang dada seorang perwira polisi.
Bukan hanya menendang, polisi tersebut juga ditantang berkelahi.
Pasca-kejadian itu, polisi menangkap EG dan membawanya ke Mapolres Kupang.
Bermula hendak bubarkan unjuk rasa
Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung mengemukakan, mulanya sejumlah warga di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur melakukan unjuk rasa.
Unjuk rasa tersebut rupanya digelar tanpa izin sehingga polisi pun hendak membubarkannya.
Baca juga: Tak Terima Didahului, Remaja 16 Tahun Kejar Truk Sambil Acungkan Celurit
Baca juga: Eks Sekretaris MA Nurhadi Beli Kebun Sawit Seharga Rp 15 Miliar
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 5 Halaman 23, 24, 25 dan 26 Buku Tematik Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan
Salah satu anggota yang membubarkan adalah polisi berpangkat perwira dan masih bertetangga dengan pelaku.
Polisi itu bertugas di Polres Kupang.
Pelaku mabuk, tendang dada dan tantang berkelahi
Saat aksi unjuk rasa itu, pelaku EG rupanya sedang berada di dekat lokasi.
EG ketika itu dalam kondisi mabuk minuman keras.
Melihat sekelompok pemuda mabuk, polisi berpangkat perwira meminta EG yang sudah dikenalnya untuk pulang ke rumah.
Namun tak disangka, EG marah dan malah menendang dada polisi tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, EG juga menantang polisi berkelahi dengannya.
Polisi tak membalas perlakuan EG.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-akui-lakukan-penipuan-dan-penggelapan-5-sapi-milik-korban-dibawa-pakai-pikap.jpg)