Kasus Pembunuhan di Bandar Lampung
Pelaku Pembunuhan Penggembala Kambing di Bandar Lampung Ditangkap Setelah 8 Bulan Buron
Dari lima pelaku pembunuhan penggembala kambing di Bandar Lampung, baru satu orang pelaku yang tertangkap.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Joviter Muhammad
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dari lima pelaku pembunuhan penggembala kambing di Bandar Lampung, baru satu orang yang tertangkap.
Pelaku yang ditangkap bernama Febri Siswanto (37), ditangkap pada Rabu, 11 November 2020, di Kelurahan Karang Maritim, Panjang, Bandar Lampung.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana mengatakan, pelaku ditangkap setelah buron selama delapan bulan pascakejadian.
Baca juga: Ikatan Cinta yang Sesungguhnya, Putri Anne Unggah Foto Mesra Berdua Arya Saloka
Baca juga: 2 Polisi Tewas Kecelakaan saat Patroli di Sragen, Jasad Anggota TNI Belum Ditemukan
Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Sukarame bersama Satreskrim Polresta Bandar Lampung.
"Kurang lebih delapan bulan DPO, akhirnya satu dari lima orang pelaku kami amankan," kata Rezky Maulana, Selasa (15/12/2020).
Belum Semua Tertangkap
Pelaku pembunuhan penggembala kambing di Bandar Lampung belum semuanya tertangkap polisi.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana menyatakan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku lain, terutama yang berperan sebagai eksekutor utama.
Empat pelaku lainnya yang diduga sebagai eksekutor dan pencuri lima ekor kambing korban, masih dalam pengejaran.
"Tim masih mengejar, identitas para pelaku lainnya sudah teridentifikasi," kata Rezky Maulana, Selasa (15/12/2020).
Rezky menambahkan, rekonstruksi yang dilakukan bersama pihak Polsek Sukarame merupakan satu di antara petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
"Rekonstruksi dilakukan guna kelengkapan berkas perkara, baik formil maupun materi," ucap Rezky Maulana.
Sempat Beli Lakban
Adegan rekonstruksi perkara pembunuhan penggembala kambing di Bandar Lampung, diawali tersangka Febri Siswanto yang bertemu pelaku berinisial AL.