Pilkada Lampung Selatan 2020

Saksi Paslon 03 Ungkap Alasan Tak Tanda Tangan Berita Acara Hasil Pilkada Lampung Selatan 2020

Saksi paslon nomor 03 mengungkapkan alasan tidak tanda tangan berita acara hasil Pilkada Lampung Selatan 2020.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Suasana rapat pleno rekapitulasi suara hasil Pilkada Lampung Selatan 2020 yang berlangsung dari Senin (14/12/2020) hingga Rabu (16/12/2020) dini hari. Saksi Paslon 03 Ungkap Alasan Tak Tanda Tangan Berita Acara Hasil Pilkada Lampung Selatan 2020. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo) 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Saksi paslon nomor urut 03 mengungkapkan alasan tidak tanda tangan berita acara hasil Pilkada Lampung Selatan 2020.

KPU telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi suara dan menetapkan hasil Pilkada Lampung Selatan 2020 pada Rabu (16/12/2020) dini hari.

Saksi paslon nomor urut 03, Encep Supriadi, mengungkapkan, ada beberapa poin yang menjadi alasan tidak menandatangani hasil pleno rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU Lampung Selatan.

Baca juga: Artis Salshabilla Adriani Alami Kecelakaan, Sempat Dikejar Massa karena Kabur

Baca juga: Nasib Terkini Nur Khamid yang Pernikahannya Sempat Viral karena Nikahi Bule

Pertama, kata Encep, dari pleno rekapitulasi hampir semua kecamatan yang diplenokan KPU, terdapat koreksi dan kesalahan, baik secara administrasi dan mekanisme.

Lalu, lanjutnya, KPU juga belum merinci secara resmi dan faktual terkait jumlah surat suara yang dipesan di percetakan, yang didistribusikan dan selisih surat suara.

Hal lainnya, kata Encep, KPU seharusnya menindak tegas anggota KPPS yang terbukti juga menjadi jurkam salah seorang paslon di TPS desa yang ada di Kecamatan Natar.

“Kemudian kami juga meminta KPU harus mengungkapkan secara resmi dan pembuktian atas puluhan ribu formulir C-pemberitahuan KWK yang dikembalikan."

"Karena puluhan ribu masyarakat, justru tidak memilih karena tidak dapat form tersebut,” kata Encep Supriadi, saat dikonfirmasi, Rabu (16/12/2020).

Hal lainnya, lanjut Encep, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Lampung Selatan 2020 rendah.

Baca juga: Foto-foto Pengawalan Ketat Proses Pemindahan 23 Terduga Teroris dari Lampung ke Jakarta

Baca juga: Ketua DPRD DKI Bentak Guru Pembuat Soal Anies Diejek Mega

Atas dasar tersebut, terus Encep, saksi dari paslon 03 menyimpulkan, KPU tidak sukses dalam penyelenggaraan Pilkada Lampung Selatan 2020.

KPU juga dinilai tidak melaksanakan sosialisasi secara maksimal dan massif ke masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada Lampung Selatan 2020.

“Poin-poin keberatan tersebut, saksi paslon 03 tidak menandatangani berita acara pleno kabupaten."

"Melanjutkan temuan pelanggaran yang kami temukan ke Bawaslu."

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved