Berita Nasional
Viral Anak Jalanan Ngamuk Tendang Mobil karena Tak Diberi Uang
seorang bocah anjal mengetuk kaca mobil meminta-minta dan dia membuka pintu penumpang mobil dan menendang
Penulis: Bambang Irawan | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto menertibkan Anak Jalanan (Anjal) yang telah membuat resah masyarakat pengguna jalan.
Penertiban menyusul adanya video viral di media sosial Facebook terkait ulah seorang bocah (Anjal) yang menendang dan mendobrak pintu mobil lantaran dia tidak diberi uang.
Kejadian itu di Traffic Light simpang empat, Jalan Brawijaya kawasan Cakarayam, Kota Mojokerto.
Dalam tayangan video berdurasi 22 detik itu terlihat seorang bocah anjal mengetuk kaca mobil meminta-minta.
Namun karena tidak diberi uang perilaku bocah ingusan itu semakin tidak terkendali dia membuka pintu penumpang mobil dan menendang.
Saksikan video berita selengkapnya di sini:
Bocah laki-laki itu bahkan memukul kaca mobil samping sopir sambil marah-marah.
Kasatpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono menjelaskan kegiatan razia dan penyisiran untuk menertibkan Anjal yang bersangkutan yang telah membuat onar sehingga meresahkan masyarakat khususnya pengguna jalan.
"Kita sudah tindaklanjuti laporan dari warga dan bersangkutan (Anjal) sudah ditemukan akan diproses dan dilakukan pembinaan," ungkapnya, Selasa (15/12/2020).
Dodik menyebut pihaknya sigap merespons laporan itu dengan menerjunkan
petugas Satpol PP dengan mengendarai mobil patroli berkeliling untuk menertibkan Anjal tersebut.
"Ada anak-anak di bawah umur (anjal) berkerumun di lokasi simpang empat dan mereka kabur ketika melihat ada mobil patroli petugas Satpol PP," terangnya.
Menurut dia, pihaknya berhasil menangkapnya dua Anjal termasuk bocah yang terekam kamera hingga viral di video sosial.
"Mereka masih anak-anak yang melakukan itu (minta-minta) di simpang empat sehingga di bawah umur kita tindak di tempat yaitu pembinaan dan menasehatinya agar tidak mengulangi perbuatanya," ucap Dodik.
Ditambahkannya, guna mengantisipasi kejadian serupa agar tidak kembali terjadi pihaknya melakukan monitoring menertibkan anjal dan pengamen di seluruh jalan protokol Kota Onde-onde ini.
Kegiatan monitoring itu berlokasi di simpang empat Jalan Residen Pamuji,