Pesawaran

Korban Tewas Duel Maut di Pesawaran Dimakamkan, Lawannya Jalani Operasi

Ditambahkan Aris, jenazah korban tewas telah dikebumikan di TPU Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau.

Tayang:
Humas Polres Pesawaran
Jenazah korban duel maut di Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, dimakamkan ke TPU setempat, Minggu (20/12/2020). 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik B

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Petugas Polres Pesawaran memberikan pengamanan kepada pihak keluarga yang terlibat duel maut.

Dalam peristiwa yang terjadi di Dusun I Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran itu, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya kritis.

Korban tewas adalah Beramhar (60), warga Dusun I Kota Jawa, Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Pesawaran.

Sedangkan lawannya, Nuryadin (55), warga Dusun VI Damar Sari, Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran kritis.

Baca juga: 2 Pria Paruh Baya di Pesawaran Duel di Kebun, Satu Tewas dan Satu Lagi Kritis

Baca juga: Belum Diketahui Motif 2 Pria Paruh Baya di Pesawaran Duel di Kebun hingga Merenggut Korban Jiwa  

Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar mengungkapkan, petugas yang terjun merupakan gabungan Polsek Kedondong dengan dibantu personel Reskrim dan Sabhara Polres Pesawaran.

"Penyuluhan dan pengamanan kepada warga atau keluarga untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi konflik," kata Aris, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Senin (21/12/2020).

Ditambahkan Aris, jenazah korban tewas telah dikebumikan di TPU Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau.

"Situasi aman dan kondusif," tutur Aris.

Belum diketahui motif yang mengakibatkan dua pria paruh baya di Kabupaten Pesawaran terlibat duel.

Baca juga: Pantai Mutun Pesawaran Tutup saat Malam Pergantian Tahun 2020

Baca juga: Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tergeletak di Jalinbar Pesawaran

Aris Siregar mengatakan, pihaknya belum mendapat keterangan dari Nuryadin karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Sementara yang dirawat di rumah sakit masih operasi. Belum dapat keterangan," ungkap Aris.

Menurut Aris, tidak ada saksi mata yang menyaksikan duel maut di kebun, Minggu (20/12/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

Warga hanya melihat Nuryadin keluar dari kebun dalam kondisi luka penuh darah.

Warga langsung menolong Nuryadin.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved