Pesawaran
2 Pria Paruh Baya di Pesawaran Duel di Kebun, Satu Tewas dan Satu Lagi Kritis
Ironisnya, satu orang meninggal dunia dan satu lagi dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan karena kritis.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Dua pria paruh baya di Kabupaten Pesawaran duel hingga jatuh korban jiwa.
Belum diketahui penyebab keduanya bertikai.
Ironisnya, satu orang meninggal dunia dan satu lagi dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan karena kritis.
Korban meninggal, Beramhar (60) warga Dusun I Kota Jawa Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.
Baca juga: Siswa SMA yang Ajak Duel Perwira Polisi Ternyata Mabuk Miras
Baca juga: Dua Remaja Duel Satu Lawan Satu, Ada yang Tewas
Sedangkan lawan berkelahinya Nuryadin (55) warga Dusun VI Damar Sari Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.
Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar membenarkan peristiwa tersebut terjadi di sebuah kebun Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau.
"Peristiwa itu terjadi, Minggu, 20 Desember 2020 sekira pukul 14.30 WIB," ungkap Aris mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Senin, 21 Desember 2020.
Aris mengatakan, tidak ada yang melihat duel maut antara Beramhar dengan Nuryadin.
"Sekitar pukul 14.30 WIB warga melihat Nuryadin keluar dari kebun dengan kondisi luka penuh darah," cerita Aris.
Lantas warga yang melihat kondisi Nuryadin langsung menolong.
Baca juga: Pantai Mutun Pesawaran Tutup saat Malam Pergantian Tahun 2020
Baca juga: Mayat Perempuan Tergeletak di Jalinbar Pringsewu Korban Tabrak Lari, Polisi Temukan Kaca Spion Pecah
Kemudian beberapa warga mengecek ke dalam kebun melihat Beramhar tergeletak penuh luka bacokan.
Nuryadin langsung dilarikan ke RS Mitra Husada, sedangkan Beramhar dibawa ke RSUD Pesawaran.
Ironisnya dalam perjalanan menuju RSUD Pesawaran Beramhar sudah tidak bernyawa. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik)