Breaking News:

Kasus Corona di Lampung

Wagub Nunik Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Lampung

Berdasarkan informasi bahwa akhir Januari ditargetkan vaksin Covid-19 sudah masuk ke daerah termasuk ke Lampung. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat diwawancarai awak media usai menggelar rapat kesiapan nataru dengan Kepala Staf Kepresidenan(KSP) Moeldoko. Wagub Nunik Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Lampung 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengaku siap untuk dijadikan orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Provinsi Lampung. 

"Sebagai penerima vaksin pertama sudah pasti maulah, jadi sebenarnya dari hati memang mau dan pemimpin juga harus mendahulukan warganya, " kata Wagub Nunik.

Dirinya mengaku sempat merasa tak enak menjadi penerima vaksin perdana di Lampung.

Namun karena banyak masyarakat yang ketakutan disuntuk dengan vaksin ini, makanya dirinya ingin menjadi penerima pertama demi meyakinkan masyarakat. 

Baca juga: Kapan Warga Bandar Lampung Menerima Vaksin Covid?

Baca juga: Presiden Joko Widodo Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

Berdasarkan informasi bahwa akhir Januari ditargetkan vaksin sudah masuk ke daerah termasuk ke Lampung. 

Sebelum vaksin itu masuk ke Lampung maka harapannya masyarakat agar bisa menjaga kondisi tubuh, jangan semakin banyak korban apalagi menjelang nataru. 

Maka dari itu Pemprov Lampung tengah mempersiapkan antisipasi pada nataru, dengan harapan bahwa prosesnya lancar baik di darat, laut dan udara. 

"Jadi tadi saya barusan ikut vicon dengan pak Moeldoko selalu Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bahwa pemerintah masyarakat untuk disiplin menerapkan apa yang menjadi arahan pemerintah, " kata Nunik. 

Semua pintu masuk dari Pelabuhan Bakauheni hingga Branti diharapkan untuk menerapkan rapid antigen. 

Termasuk pada perayaan natal ini lebih baiknya masyarakat itu merayakannya untuk di rumah saja. 

Baca juga: Belasan Pengendara Tak Pakai Masker Dihukum Push Up, Terjaring di Posko Perbatasan Rajabasa-Hajimena

Baca juga: 6 Pengendara Pelat Luar Lampung Diminta Putar Balik Lantaran Tidak Bawa Suket Rapid Test Antigen

Karena diketahui bahwa angka pasien yang positif sungguh tinggi yang grafiknya semakin tinggi.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved