Bandar Lampung

23 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Sepanjang 2020, DPPPA Bandar Lampung: Pelecehan Mendominasi

Untuk rincian sebaran kasus perbulannya, Ia menyebut sejumlah kasus tersebut banyak terjadi semasa pandemi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - 23 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Sepanjang 2020, DPPPA Bandar Lampung: Pelecehan Mendominasi 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bandar Lampung mencatat terdapat 23 kasus kekerasan yang diterima anak di kota setempat sepanjang tahun 2020.

Mewakilkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bandar Lampung  Sri Asiyah, Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DPPPA Bandar Lampung, Ruth Dora Nababan mengatakan kasus kekerasan pada tahun 2020 didominasi oleh tindakan pelecehan.

"Pelecehan lebih mendominasi kasus yang tercatat, yakni sebanyak 10 kasus," kata Ruth Dora Nababan, Jumat (1/1/2020).

Lalu, kasus yang tergaungkan beberapa saat lalu, yakni sodomi, memiliki akumulasi 5 kasus.

Baca juga: Ada 26 Kasus Libatkan Anak di Bandar Lampung Sepanjang 2020

Baca juga: Pelecehan Seksual Mendominasi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Tulangbawang Barat Tahun 2020

"Selanjutnya ada pencabulan dan pemerkosaan yang mana masing-masinya terdapat 3 kasus," jelasnya.

"Lalu yang terakhir ialah perebutan hak anak dengan 2 kasus," jelasnya.

Untuk rincian sebaran kasus perbulannya, Ia menyebut sejumlah kasus tersebut banyak terjadi semasa pandemi Covid-19.

"Februari 3 kasus, Maret 1 kasus, Juli 2 kasus, September 5 kasus dan Oktober 2 kasus dan sisanya tergabung dalam dua bulan terakhir," rincinya.

Menurutnya, dari sekian kasus yang ada hampir secara keseluruhan didorong oleh faktor ekonomi.

"Justru dilakukan oleh orang-orang terdekat," ucapnya.

Baca juga: Awal Tahun 2021, Ada Tambahan 80 Kasus Baru Covid-19 di Lampung

Baca juga: Ada 26 Kasus Libatkan Anak di Bandar Lampung Sepanjang 2020

"Pandemi ini, banyak orang mengalami kesulitan ekonomi," terangnya.

Dengan jumlah kasus tersebut, disimpulkan terdapat kenaikan kasus kekerasan anak antara tahun ini dan tahun lalu.

"Tahun 2019 terdapat 14 kasus, yang mana itu terhitung sejak Januari hingga Desember," kata dia.

"Bukan faktor utama memang, tapi memang ada sedikit kaitannya antara kekerasan anak dengan masa pandemi covid-19 yang mana mengharuskan aktivitas dilakukan dari rumah," terang dia.

(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved