Lampung Barat
Kisah Kepala TNBBS Halau Kawanan Gajah, Terjebak 5 Jam di Atas Pohon Petai
Warga dan petugas berusaha memblokade gajah agar tidak masuk ke permukiman penduduk yang hanya berjarak 700 meter dari TNBBS.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
"Maka saya manjat kayu, pohon petai, untuk mengamankan diri. Dan, hasilnya saat gajah mulai turun, saya arahin kawan-kawan untuk mundur," terangnya.
Sulki mengaku berada di atas pohon petai mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB.
"Akhirnya saya yang memantau gajah tersebut, sekitar lima jam, dari atas pohon. Jumlah kawanan kurang lebih 12 ekor," sebutnya.
Sulki mengaku tak takut.
Ia bahkan menikmati peristiwa itu sembari memantau pergerakan gajah yang berada di bawahnya.
"Baru sekitar jam 10 malam kawanan gajah naik masuk ke kawasan Taman Nasional. Sekitar jam 11 aman, baru saya turun," terangnya.
Sulki mengatakan, salah satu cara untuk menghalau gajah adalah dengan menggunakan api unggun dan bunyi-bunyian.
"Malam itu ada 25 orang. Kami bagi tiga ring. Setiap ring yang berada di jalur gajah membakar ban bekas untuk menghalau gajah," tuturnya.
Selain penggunaan api unggun, Sulki menggunakan sejenis petasan yang berbunyi keras agar gajah tak mendekat.
"Tapi belum melewati ring satu, gajah sudah naik lagi," tandasnya.
Sementara itu, Perati Pekon Sukamarga Kecamatan Souh, Ahim Abdiani mengatakan, meski gajah sudah naik sekitar pukul 22.00 WIB, pihaknya tidak langsung turun dari perbatasan TNBBS.
"Kami aktif (berjaga) sampai jam dua malam. Selebihnya itu warga pulang. Tapi saya dengan camat, Resort Suoh, sampai jam tiga. Karena batasnya cuma 500 sampai 700 meter dari TN, takutnya kembali lagi," terangnya.
Ahim mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa itu.
"Tidak ada yang terluka, karena upaya kami memblokade, bukan menggiring, supaya tidak masuk kampung," ucapnya.
Ia juga membenarkan Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki sempat terjebak di atas pohon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kisah-kepala-tnbbs-halau-kawanan-gajah.jpg)