Berita Nasional
Sosok Mbah Kung, Kakek Sugiono Indonesia yang Meninggal Dunia
Sosok Mbah Kung, Kakek Sugiono Indonesia yang meninggal dunia karena penyakit paru-paru, Senin (28/12/2020).
Bentuk tanggung jawab itu dilakoni Mbah Kung dengan tidak menelantarkan keluarga.
Ia tetap memberikan nafkah kepada keluarga dan menyekolahkan anak.
"Pokoknya uang dari hasil kerja saya yang utama untuk anak istri dahulu. Sisanya baru untuk senang-senang," ucapnya.
Sebenarnya, dalam lubuk hati yang paling dalam, Mbah Kung ingin berhenti menjalani hidup seperti ini.
Sebab, ia merasa malu dengan anak, tetangga, dan orang-orang yang dikenal.
5. Pesan untuk pengikutnya
Dalam wawancara itu, Mbah Kung berpesan agar warganet tidak menghakimi dirinya.
Bagi Mbah Kung, hidupnya tidak menyakiti orang lain dan lebih baik apabila bisa membahagiakan orang lain.
"Jangan bikin susah orang lain. Kita hidup harus memberikan manfaat dan kebahagiaan."
"Lebih baik makan singkong tapi beneran, daripada makan burger hanya di angan-angan," ungkapnya.
Mbah Kung juga tidak mempersalahkan jika ada orang yang memanfaatkan ketenarannya untuk hal positif.
Namun, ketika hal tersebut merugikan, tentu Mbah Kung akan bertindak.
"Ya memang orang banyak kenal saya karena banyak dekat dengan wanita cantik. Tapi tolong itu dimanfaatkan dengan benar."
"Contohnya foto saya untuk buat kaos Mbah Kung Lovers. Itu bagus."
"Artinya viralnya saya di dunia maya bisa mendatangkan rezeki untuk orang lain."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mbah-kung-kakek-sugiono-indonesia-semasa-hidup.jpg)