Breaking News:

Kasus Corona di Lampung

IDI Sebut 504 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia akibat Covid-19, di Bandar Lampung Ada 2 Dokter

Dalam postingan tersebut, dijelaskan di Provinsi Lampung terdapat satu dokter yang meninggal dunia akibat paparan Covid-19.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya MBiomed. Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan 504 tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat Covid-19 sepanjang 2020. 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id V Soma Ferrer

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan 504 tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat Covid-19 sepanjang 2020.

Rinciannya, 237 dokter, 15 dokter gigi, 171 perawat, 64 bidan, tujuh apoteker, dan 10 tenaga laboratorium medik.

Secara rinci, data kematian dokter di Indonesia dipublikasi Tim Mitigasi IDI dalam akun @timmitigasiidi yang diakses Tribunlampung.co.id, Minggu (3/1/2020).

Dalam postingan tersebut, dijelaskan di Provinsi Lampung terdapat satu dokter yang meninggal dunia akibat paparan Covid-19.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Lampung Selatan Meninggal Dunia, Ada Riwayat Perjalanan ke Jakarta

Baca juga: Andika Mahesa Babang Tamvan Positif Covid-19, Kini Dirawat di Rumah Sakit Bandar Lampung

Saat dikonfirmasi, Ketua IDI Cabang Bandar Lampung dr Aditya MBiomed membenarkan hal tersebut.

Namun, kata dia, sebenarnya ada dua dokter di Lampung yang meninggal dunia karena Covid-19.

"Publikasi itu valid. Dimana itu merupakan publikasi per 31 Desember 2020 pukul 00.00," ujar Aditya, Minggu (3/1/2021).

"Namun di Lampung bukan satu dokter, tapi terdapat dua dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19," imbuhnya.

Dijelaskannya, kedua dokter tersebut tinggal di Bandar Lampung.

Baca juga: Layanan Berobat Gratis bagi Warga Bandar Lampung Kini Ada di 14 Rumah Sakit

Baca juga: Kisah Bayi-bayi di Lampung Lahir saat Tahun Baru 1 Januari 2021

Artinya, mereka berada di bawah naungan IDI Bandar Lampung.

Selain dua dokter, Aditya menjelaskan, ada dua perawat di Lampung yang meninggal dunia karena virus corona.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui kediaman maupun lokasi bertugas perawat yang dimaksud. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved