Breaking News:

Tribun Lampung Selatan

Februari BLT Dana Desa di Lampung Selatan Cair

Pada tahun 2021 penggunaan dana desa (DD) masih akan diprioritaskan untuk pemulihan klaster ekonomi.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Dokumentasi Pribadi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rohadian 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Pada tahun 2021 penggunaan dana desa (DD) masih akan diprioritaskan untuk pemulihan klaster ekonomi. DD masih akan diprogramkan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi keluarga penerima manfaat.

Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 222/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Desa yang terbit tanggal 28 Desember 2020 lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lampung Selatan, Rohadian mengatakan, BLT dari DD ini akan disalurkan terhitung mulai Januari hingga Desember, atau selama 1 tahun.

"Untuk besaran BLT dari DD ini Rp 300 ribu per bulan bagi setiap keluarga penerima manfaat (KPM)," ujarnya, Selasa (5/1).

Menurut Rohadian, pemerintah desa diminta untuk segera melakukan pemutahiran data KPM. Supaya nantinya, data penerima program bantuan BLT DD tidak tumpang tindih dengan program lainnya.

"Kita sudah mintakan untuk dilakukan pemutahiran dana PKM penerima. Agar mereka yang menerima benar-benar warga kurang mampu yang belum menerima program bantuan sosial lainnya," terang dirinya.

Baca juga: Ditinggal Salat, Dana Desa Rp 215 Juta Raib Digasak Pencuri Modus Pecah Kaca di Natar

Dirinya menegaskan, agar tidak ada pihak yang berani melakukan pemotongan untuk penyaluran program bantuan BLT DD yang diterima PKM nantinya. Rohadian meminta kepada kepala desa untuk ikut melakukan pengawasan.

Dikatakannya, pencairan DD tahap pertama diharapkan sudah akan bisa dilakukan pada akhir Februari mendatang. Ia mengatakan pola pencairan untuk DD masih sama dengan tahun 2020 lalu.

"Untuk pola pencairannya 40 persen pertama. Lalu kedua 40 persen dan pencairan ketiga 20 persen," kata Rohadian.(ded)

Susun RAPB-Des

Alokasi Dana Desa (DD) tahun 2021 untuk 256 desa di Lampung Selatan mencapai Rp 262,758 miliar lebih.

"Kalau sekarang belum ada desa yang mengajukan pencairan DD, karena memang Peraturan Menteri Keuangannya baru keluar," ujar Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa M Iqbal Fuad, mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rohadian, Selasa (5/1).

Baca juga: DPRD Minta Kepala Desa di Pringsewu Hati-Hati Kelola Dana Desa

Iqbal mengatakan, laporan realisasi DD tahun 2020 lalu sudah ada beberapa desa yang telah menyerahkan laporannya. Saat ini desa masih menyusun rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa (RAPB-Des).

Dirinya menambahkan, pemanfaatan DD masih untuk program BLT bagi keluarga penerima manfaat."Peruntukannya masih program bantuan BLT bagi keluarga kurang mampu terdampak Covid-19," kata Iqbal. (ded)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved