Breaking News:

Alumni IIB Darmajaya Korban Sriwijaya Air, Ini Kata Ketua Pejuang Bravo Lima Ary Meizari Alfian

Alumni Institut Informatika dan Bisnis (IIB) menjadi satu di antara penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang tewas dalam musibah 9 Januari 2021.

Dokumentasi
Ketua PBL Lampung Ary Meizari Alfian. Satu alumni IIB Darmaja Lampung menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu di antara penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang tewas dalam musibah di perairan Kepulauan Seribu adalah alumni Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Lampung.

Informasi yang diperoleh Tribun, Senin (11/1/2021), korban bernama Asyhabul Yamin (36), asal Sintang, Kalimantan Barat.

Asyhabul Yamin adalah alumnus S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya Lampung angkatan 2011. Dia merupakan mahasiswa pindahan sejak 2008.

Korban sehari-hari berprofesi pedagang grosir pakaian jadi di Sintang, Kalbar.

Selain Asyhabul Yaminm, tiga warga Lampung juga menjadi korban.

Baca juga: DPD Bravo Lima Lampung Distribusikan Ratusan Nasi Kotak untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Mereka warga desa Toto Makmur, Kecamatan Batuputih, Tulang Bawang Barat.

Yakni, Sugiono Effendy (37), Pipit Piyono (25), dan Yohannes (27).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung Ary Meizari Alfian turut berbelasungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut.

"Dengan tulus kami keluarga besar Pejuang Bravo Lima Lampung turut berbelasungkawa. Kami bagian dari yang mendoakan semoga Allah SWT memberikan mukjizat-Nya," ujar Ary dalam siaran pers di Bandarlampung, Senin.

Ary mengatakan, dari pemberitaan luas media massa, pihaknya pun ikut mencermati dari total penumpang tertera dalam manifest penerbangan, terdapat tiga warga Lampung asal Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menjadi korban.

Secara khusus, Ary menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan Basarnas Lampung terjun dalam pencarian dan penyelamatan korban. Juga, kepada Polda Lampung melalui Tim DVI yang telah mendata antemortem dan sampel DNA keluarga ketiga korban asal Tubaba tersebut.

"Dengan segenap kerendahan hati, Pejuang Bravo Lima Lampung mengajak seluruh rakyat Lampung dan Indonesia, mari kita doakan semoga seluruh korban dapat diselamatkan, seluruh kinerja penyelamatan dapat segera dituntaskan, semoga insiden ini insiden pesawat jatuh yang terakhir," pungkas Ary Meizari Alfian.(*)

Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved