Breaking News:

Lampung Tengah

Disdikbud Lamteng Optimistis Belajar Tatap Muka Dilaksanakan Februari

Disdikbud Lampung Tengah optimistis proses pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan awal Februari.

Dokumentasi
Kabid Dikdas Disdikbud Lamteng, Nur Rohman. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Setelah sempat tertunda awal Januari 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah optimistis proses pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan awal Februari.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Lamteng Nur Rohman mengatakan, untuk proses PTM selanjutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.

"Insya Allah awal Februari 2021 bisa mulai untuk PTM. Sebenarnya kemarin sudah ada aturan PTM awal semester genap tanggal 4 Januari 2021, namun karena ada hal yang hal agak krusial terkait pandemi Covid-19, maka mundur. Rencana akan dimulai di awal Februari," terang Nur Rohman, Selasa (12/1).

Baca juga: Bupati Winarti Kembali Tunda Rencana KBM Tatap Muka di Tulangbawang

Untuk prosedur pembelajaran tatap muka, setiap sekolah harus mendapatkan surat keputusan (SK) dari kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Lamteng.
"SK yang akan dikeluarkan Kadisdik, nantinya dikoordinasikan dengan instansi terkait, termasuk Satgas Covid-19 Lampung Tengah," jelasnya.

Sebelum mendapatkan SK dari kepala dinas, lanjutnya, Disdikbud Lamteng juga akan monitoring langsung ke satuan pendidikan terkait kesiapan sekolah.

Monitoring yang dilakukan kata Kabiddikdas, terkait fasilitas sekolah dalam upaya pencegahan Covid-19, sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan, kelas dengan metode jaga jarak, serta perlengkapan penunjang lainnya.

Baca juga: Disdikbud Lamteng Tetapkan Pembagian Rapor Siswa 19-20 Juni

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Lamteng, Disdikbud saat ini menerima rekomendasi tiga kecamatan yang belum bisa melaksanakan PTM.
"Yakni Terbanggi Besar, Terusan Nunyai, dan Way Pengubuan," bebernya.

Untuk Kecamatan Terbanggi Besar ada enam kampung yang tidak mendapatkan rekomendasi PTM yakni Terbanggi Besar, Yukum Jaya, Bandar Jaya Barat, Bandar Jaya Timur, Poncowati dan Karang Endah.

Kecamatan Terusan Nunyai ada lima kampung yakni Gunung Batin Baru, Bandar Agung, Bandar Sakti, Gunung Batin Udik dan Gunung Agung.

Sementara Kecamatan Way Pengubuan ada dua kampung yang tak mendapat rekomendasi PTM dari Diskes yakni Lempuyang Bandar dan Banjar Ratu. ( Tribunlampung.co.id / Samsir )

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved