Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Kerabat Korban Minta Kasus Pertikaian di Anak Tuha Lamteng Diusut Tuntas

Kerabat korban meninggal akibat pertikaian kepemilikan lahan di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, meminta kepolisian mengusut tuntas

Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Suasana di kediaman salah satu korban tewas dalam pertikaian berdarah di Kampung Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH -  Kerabat korban meninggal akibat pertikaian kepemilikan lahan di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, meminta kepolisian untuk mengusut tuntas perkara tersebut.

Firdaus, kerabat korban AR (60), meyakini kepolisian akan mengusut tuntas perkara pertikaian yang merenggut dua orang meninggal dan satu orang lainnya kritis itu dengan adil.

"Kami meminta supaya kasus tersebut diselesaikan sesuai dengan proses hukum yang berlaku di Indonesia, dan para pelakunya agar bisa ditangkap," kata Firdaus, Jumat (15/1).

Baca juga: Duka Mendalam di Kediaman 2 Korban Tewas dalam Bentrok Berdarah di Anak Tuha Lampung Tengah

Tak hanya itu, pihak keluarga juga berharap setelah diusut tuntas, para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut dapat dihukum seberat-beratnya.

"Tentunya setelah para pelakunya bisa ditangkap, kami berharap pelakunya dapat dihukum dengan hukuman yang seberat-beratnya," harapnya.

Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan terkait kasus pertikaian kelompok warga terkait sengketa kepemilikan lahan di Kampung Negara Bumi Ilir.

"Saat ini kami sedang menyelidiki dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian," kata AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Baca juga: VIDEO Bentrok di Anak Tuha Lampung Tengah, Detik-detik 2 Warga Meninggal Dunia

Ia menyatakan, ada puluhan orang yang sedang dikejar dan dimintai keterangan karena diduga terlibat dalam aksi pertikaian yang terjadi pada Kamis (14/1) lalu.

Akibat pertikaian kepemilikan lahan di Kampung Negara Bumi Ilir, dua orang meninggal dunia yakni AR (60) warga Kampung Bumi Aji san ER (40) warga Kampung Haji Pemanggilan, Kecamatan Anak Tuha.

Tak hanya korban meninggal, pertikaian juga menyebabkan satu warga Negara Bumi Ilir berinsial Y (32) harus mengalami luka serius dan kritis, dan saat ini masih mendapatkan perawatan di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved