Bandar Lampung
Nilai Ekspor Lampung Capai 395,51 Dolar AS, Tertinggi Sepanjang 2020
kondisi nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan 34,48 juta dolar AS atau naik 9,55 persen dibandingkan nilai ekspor di November 2020.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pusat Statistik Lampung mencatat nilai ekspor di provinsi ini mencapai 395,51 dolar AS pada Desember 2020.
Kepala BPS Lampung Faizal Anwar mengungkapkan, kondisi nilai ekspor tersebut mengalami peningkatan 34,48 juta dolar AS atau naik 9,55 persen dibandingkan nilai ekspor di November 2020 yang tercatat 361,02 juta dolar AS.
"Jika dibandingkan Desember 2019, angka ekspor Lampung juga mengalami kenaikan sebesar sebesar 39,88 persen atau senilai 112,77 juta dolar AS," beber Faizal dalam siaran pers awal bulan, Senin (1/2/2021).
Perkembangan ekspor di Desember 2020 diakuinya merupakan perkembangan ekspor yang tertinggi baik itu sepanjang 2020 maupun dibandingkan 2019 lalu.
• Lampung Ekspor Kopi dan Lada Senilai Rp 33 Miliar ke 10 Negara
• Dihantam Pandemi Covid-19, TPK Hotel Bintang di Lampung Lebih Tinggi dari Nasional
"Angka 395,51 dolar AS ini merupakan yang tertinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya di 2020 maupun di 2019 lalu," jelas Faizal.
Sepuluh golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Desember 2020 rinciannya adalah lemak dan minyak hewan/nabati; kopi, teh, rempah-rempah; batu bara; dan olahan dari buah-buahan/sayuran.
Lalu ada ampas/sisa industri makanan; bubur kayu/pulp; ikan dan udang; daging dan ikan olahan; karet dan barang dari karet; serta hasil penggilingan.
Lebih lanjut dijelaskan dia jika peningkatan ekspor Desember 2020 terhadap November 2020 terjadi pada delapan golongan barang utama.
Rinciannya lemak dan minyak hewan/nabati naik 16,62 persen; kopi, teh, rempah-rempah naik 13,13 persen; ampas/sisa industri makanan naik 73,20 persen; bubur kayu/pulp naik 46,21 persen.
Lalu ikan dan udang naik 8,30 persen; daging dan ikan olahan naik 22,33 persen; karet dan barang dari karet naik 14,29 persen; serta hasil penggilingan naik 60,86 persen.
• Tim Patroli Satgas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Dapati Pelanggar Prokes Diduga Bawa Sabu
• Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 3 Halaman 177, Cuaca Musim Iklim
Sedangkan golongan barang utama yang mengalami penurunan adalah batu bara turun 36,60 persen; dan olahan dari buah-buahan/sayuran turun 4,60 persen.
"Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Desember 2020 adalah India sebanyak 52,65 juta dolar AS, Tiongkok 45,47 juta dolar AS, Amerika Serikat 42,79 juta dolar," jelas Faizal.
Selanjutnya ada Pakistan 34,01 juta dolar AS, Italia 31,73 juta dolar AS, Philipina 23,81 juta dolar AS, Belanda 23,33 juta dolar AS, Jepang 19,37 juta dolar AS, Spanyol 15,17 juta dolar AS, dan Malaysia 13,10 juta dolar AS.
"Peranan 10 negara tersebut mencapai 76,21 persen," kata dia.
Sementara saat menilik nilai ekspor menurut sektor selama sebulan terakhir terjadi peningkatan pada dua sektor.