Tribun Lampung Utara
Dibidik Jadi Sumber PAD, Taman Wisata Way Tebabeng Lampura Terkendala infrastruktur
Pemkab Lampung Utara berencana menjadikan Taman Wisata Way Tebabeng di Desa Jagang, Blambanganpagar sebagai target peningkatan asli daerah
Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pemkab Lampung Utara berencana menjadikan Taman Wisata Way Tebabeng di Desa Jagang, Blambanganpagar sebagai target peningkatan asli daerah (PAD).
Namun, hal ini terkendala beberapa persoalan di antaranya infrastruktur yang perlu dibenahi, termasuk sarana dan prasarana.
"Infrastruktur jalan contohnya, tentu harus menjadi perhatian serius untuk dibicarakan dengan pihak PUPR," ujar Imam Hanafi, Kepala Dinas Kepemudaan dan Pariwisata Lampung Utara, Jumat (4/2).
Tak sebatas itu, Imam pun menyebut, selain terkendala infrastruktur jalan harus diakui beberapa persoalan jadi perhatian serius dalam pengembangan obyek wisata tersebut.
Di antaranya penerapan zero keramba apung yang masih ada di beberapa titik di sekitar waduk tersebut.
• Kawasan Bendungan Sumur Puteri Bandar Lampung Akan Jadi Destinasi Wisata Ramah Anak
"Kendala lainnya adalah pembinaan terhadap masyarakat. Serta penerapan zero keramba jaring apung (KJA) harus benar-benar bisa dijalankan," ucapnya .
Ia menyebut, bila saja akses jalan utama dan penerapan zero keramba bisa diselesaikan secepatnya, otomatis akan memberikan kemudahan bagi para pengunjung untuk bisa sampai ke lokasi wisata.
Dengan luas area sekitar 7 ha, diharapkan pada masa mendatang bisa menambah sarana dan prasarana penunjang lainnya sebagai wahana bermain baru.
"Situasi ini memang tidak mudah. Namun perda harus dijalankan tentang wilayah zero KJA dan akan mendorong ekonomi kreatif rakyat sekitar Way Tebabeng," imbuh Imam.
Sejumlah program prioritas menjadi target pengelolaan agar taman wisata Way Tebabeng makin menarik minat pengunjung.
Di antaranya wahana taman bermain anak, kemudian kolam renang sejenis waterboom.
Selain itu letak dan lokasi kawasan tersebut terbilang cukup strategis. Pasalnya kawasan tersebut memiliki akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Tengah.
Ini semakin memudahkan para wisatawan lokal untuk mendapatkan sarana hiburan.
"Apalagi di tengah waduk itu terdapat salah satu makam yang tentunya dapat dijadikan sebagai wisata rohani," ujar Imam.
Kepala Desa Jagang Suandi berharap, bila nantinya wisata Way Tebabeng jadi prioritas wisata andalan, pemkab setempat harus mampu mengelola manajemen sarana hiburan tersebut dengan baik.
Terpenting untuk diperhatikan, pemkab mampu menempatkan personel keamanan pada titik-titik rawan di sepanjang area tersebut.
"Selain manajemen serta sarana dan prasarana lain-nya. Aspek keamanan harus mendapat perhatian serius. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan tidak khawatir akan ancaman oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.(ang)