Breaking News:

Rumah Sakit Imanuel

Diet Sehat, Jantung Sehat

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner.

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner. 

·        Lemak jenuh terdiri dari 3 asam lemak utama yang dapat meningkatkan kolesterol, yang mempunyai panjang rantai karbon 12 (asam laurat), 14 (asam

miristat)  dan  16  (asam  palmitat).

·         Makanan yang kaya ketiga asam lemak jenuh ini adalah target utama yang harus dikurangi. Efek dominan lemak jenuh adalah meningkatkan kadar kolesterol.

·         Untuk Indonesia, termasuk di antaranya adalah lemak mentega (terdapat pada mentega, susu, krim, es krim dan keju) dan lemak sapi, babi, kambing dan

unggas.

·         Pasien dengan kadar kolesterol yang tinggi sebaiknya membatasi asupan makanan yang tinggi asam lemak trans, misalnya shortening yang dihidrogenasi,

beberapa jenis margarin, dan makanan yang mengandung lemak ini. Namun demikian, margarin lunak atau cair umumnya mempunyai kandungan asam lemak

trans yang lebih rendah dibanding jenis yang padat,  bahkan margarin mempunyai potensi yang lebih rendah untuk meningkatkan kolesterol dibanding mentega.

·         Margarin lunak masih menjadi pilihan yang lebih baik untuk olesan dan memasak dibanding mentega. Konsumsi santan yang kental juga harus dihindari.

e.       Lemak Tidak Jenuh Rantai Tunggal

Pada kedua tahap diet terapeutik, lemak tak jenuh rantai tunggal, terutama asam oleat, dapat mencapai 15% kalori total. Asam oleat adalah asam lemak utama

yang terdapat pada kacang tanah, minyak zaitun, minyak canofa. Selama bertahun-tahun, asam oleat dianggap netral terhadap kolesterol total, tidak meningkatkan

maupun menurunkan kadar kolesterol. Narnun demikian bukti terbaru menunjukkan bahwa asam oleat dapat menyebabkan penurunan kadar kolesterol hampir

sebesar asam linoleat yang tidak jenuh dan berantai ganda jika salah satunya menggantikan lemak jenuh dalam diet.

f.        Lemak Tidak Jenuh Rantai Ganda

·         Ada dua kelompok utama lemak tak jenuh rantai ganda, yang biasa disebut asam lemak omega-6 dan omega-3. Asam lemak omega-6 utama adalah asam

linoleat. Substitusi lemak jenuh tinggi dengan makanan kaya asam linoleat menghasilkan penurunan kadar kolesterol.

·         Beberapa minyak nabati kaya akan asam linoleat, misalnya minyak kedelai, minyak jagung, minyak safflower dan biji bunga matahari.

·         Konsumsi kolesterol yang tinggi menyebabkan hiperkolesterolemia dan aterosklerosis.

g.      Protein Asupan protein pada Diet adalah 15% dari kalori  total. 

h.      Karbohidrat Karbohidrat sebaiknya merupakan penyumbang > 55% dari jumlah kalori total pada Diet dan sebaiknya berupa karbohidrat kompleks.

i.        Serat

Serat makanan adalah polimer karbohidrat yang tak dapat dicerna. Satu jenis serat dapat larut dalam air; jenis ini menambah massa feaces (tinja) dan membantu

menormalkan  fungsi  kolon.  Serat makanan yang tidak larut misalnya bekatul tidak menurunkan kadar kolesterol  serum,  Asupan serat dalam menu sehari-hari

sebaiknya 20-30g/hari untuk orang dewasa.

j.        Garam

Penyakit jantung juga berhubungan dengan tekanan darah yang kemudian berhubungan dengan asupan natrium. Sekitar 6 g atau ½ sendok teh

k.      Vitamin dan mineral yang cukup serta hindari suplemen kalium, kalsium, magnesium bila diperlukan.

4.    Bahan Makanan Dianjurkan Dibatasi atau Dihindari :

a.       Sumber Karbohidrat

·         Bahan makanan yang dianjurkan: Nasi tim, roti, kentang, jagung, makaroni, tepung beras, terigu, sagu, gula pasir, gula merah, madu, sirup.

·         Bahan makanan yang dibatasi atau dihindari: Makanan yang mengandung gas atau alkohol seperti ubi, tape, biskuit.

b.      Sumber Protein Hewani

·         Bahan makanan yang diajurkan: Daging sapi tanpa lemak  dan ayam lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur, susu rendah lemak berlemak.

·         Bahan makanan yang tidak dianjurkan atau dibatasi: Daging dan ayam yang berlemak, daging yang diawetkan/dikalengkan seperti kornet, nugget, sosis, hati,

limpa, babat, otak, kepiting, cumi, kerang, keju, udang, kuning telur, dan susu full cream.

c.       Sumber Protein Nabati

·         Bahan makanan yang dianjurkan: Kacang kedelai dan hasil olahannya seperti tahu dan tempe, oncom, kacang hijau, kacang tanah, kedelai.

·         Bahan makanan yang dibatasi atau tidak dianjurkan : Kacang-kacangan digoreng seperti kacang tanah, kacang mete, kacang bogor.

d.      Sayuran

·         Bahan makanan yang dianjurkan: Sayuran yang tidak menimbulkan gas, seperti bayam, buncis, labu kuning , labu siam, wortel, kacang panjang, tomat, gambas, kangkung,  kecipir, daun kacang panjang, daun kenikir, ketimun, daun selada dan tauge.

·         Bahan makanan yang dibatasi dan tidak dianjurkan: Sayuran yang dapat menimbulkan gas seperti kol, kembang kol, lobak, sawi,nangka muda.

e.       Buah-Buahan

·         Bahan makananan yang dianjurkan: Buah-buahan atau  sari buah, seperti jeruk, apel, pepaya, melon, jambu, pisang, alpukat, belimbing,mangga.

·         Bahan makanan yang tidak dianjurkan atau dibatasi: buah yang dapat  menimbulkan gas dan tinggi lemak seperti durian, nangka, cempedak, nanas.

f.        Minuman 

·         Bahan makanan yang dianjurkan : Teh encer, coklat , sirup

·         Bahan makan yang tidak dianjurkan: Kopi, teh kental, minuman mengandung soda dan alkohol .

g.      Lain-lain 

·         Bahan makanan yang dianjurkan : Semua bumbu selain bumbu tajam

·         Bahan makanan tidak dianjurkan: Cabe, bumbu olahan yang mengandung natrium.

5.    Aktivitas Fisik

Aktifitas untuk seseorang yang memiliki penyakit jantung, yaitu dengan istirahat di tempat tidur dan mobilisasi (pergerakan) sesuai toleransi. Selain itu, harus

teratur dan terukur berolahraga serta awasi tekanan darah.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved