Breaking News:

Rumah Sakit Imanuel

Ira Eviani Tarigan RS Imanuel Jelaskan Okupasi Terapi

Okupasi terapi (OT) sering juga dikenal sebagai terapi okupasi atau terapi aktivitas adalah satu jenis terapi yang terarah bagi pasien fisik maupun

ist
Okupasi terapi (OT) sering juga dikenal sebagai terapi okupasi atau terapi aktivitas adalah satu jenis terapi yang terarah bagi pasien fisik maupun mental (dewasa dan anak) dengan menggunakan aktivitas sebagai media terapi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Okupasi terapi (OT) sering juga dikenal sebagai terapi okupasi atau terapi aktivitas adalah satu jenis terapi yang terarah bagi pasien fisik maupun mental (dewasa dan anak) dengan menggunakan aktivitas sebagai media terapi.

Bukan hanya secara fisik dan mental pasien saja yang di terapi, OT juga menganalisis lingkungan (arsitektur dan letak furniture rumah, lingkungan sosial, lingkungan kerja, dan lain-lain).

OT juga memberikan dukungan dari sisi psikologis dengan memberikan motivasi dan mendengarkan mereka serta memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat terhadap kehidupan si pasien itu sendiri.

Di sinilah uniknya okupasi terapi ini merupakan perpaduan pendidikan dokter, arsitektur dan psikologi.

Okupasi terapis bekerjasama dengan profesi kesehatan lain seperti dokter rehab medik, fisioterapis, terapi wicara untuk meningkatkan/mengembalikan/ mempertahankan kemampuan pasien yang mengalami permasalahan sehingga pasien diharapkan mampu kembali melakukan aktivitasnya secara mandiri meskipun memiliki keterbatasan dengan cara memodifikasi lingkungan pasien maupun aktivitas pasien itu sendiri, sehingga kualitas hidupnya tidak menurun.

Pasien yang ditangani oleh okupasi terapis adalah pasien dewasa dengan masalah pada aktivitas fisik atau kejiwaan, pasien anak berkebutuhn khusus/ anak-anak dengan masalah keterlambatan dan gangguan perkembangan.

Pasien yang bisa mendapatkan terapi okupasi itu beragam dan dari semua umur, dari anak-anak sampai lansia yang mengalami gangguan atau mengalami permasalahan dalam okupasi nya mereka atau dalam beraktivitas, baik dalam kegiatan sehari-hari, dalam produktivitas atau pekerjaan maupun dalam mereka melaksanakan leisure atau aktivitas kesenangan seperti hobi dan lain-lain

Kata Okupasi itu sendiri artinya adalah aktivitas, jadi bila seseorang mengalami kemunduran dalam kemampuan untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa atau seseorang yang tidak bisa melakukan aktivitas layaknya seperti orang lain, misalnya seperti anak-anak.

Jika anak tersebut mengalami masalah pada saat bermain, seperti dia tidak bisa atau tidak tahu caranya menggunakan permainan, seperti takut bermain perosotan ayunan, nah kita perlu lihat, mengapa anak ini tidak bisa bermain? Anak dengan ciri seperti ini umumnya pasti membutuhkan terapi okupasi, dan seperti keluhan yg sedang banyak terjadi adanya keterlambatan tumbuh kembang seperti anak hiperaktif atau keterlambatan bicara.

Begitu juga untuk dewasa, jika tadinya mereka bisa bekerja, melakukan aktivitas seperti makan, menulis, mengendarai kendaraan melakukan kesenangan atau hobi, tapi terjadi penurunan kemmapuan sehingga jadi tidak bisa memegang sesuatu, penurunan daya ingat, penuruan konsentrasi, maka perlu bantuan seorang okupasi terapis untuk memulihkan kemampuan mereka agar dapat mandiri lagi.

Halaman
123
Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved