Breaking News:

RS Urip Klarifikasi soal Temuan Diduga Limbah Medis di TPA Bakung, Lia Amelia: Itu Limbah Domestik

Lia Amelia , mengatakan, bungkusan obat, slip nota, dan selang infus di TPA Bakung, itu bukan limbah medis melainkan limbah domestik.

Istimewa
RS Urip Sumoharjo. Pihak RS Urip memberi klarifikasi soal limbah rumah sakit yang diduga limbah medis ditemukan di TPA Bakung Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ada temuan mengejutkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Senin (15/2).

Di antara tumpukan sampah rumah tangga dan lainnya ternyata ada limbah rumah sakit yang sebagian diduga limbah medis kategori B3 atau bahan berbahaya dan beracun.

Limbah medis ini seperti jarum suntik, botol infus, selang infus, masker, sarung tangan, botol sampel darah.

Di antara limbah medis ini terdapat pula sampah berupa dokumen-dokumen bertuliskan nama rumah sakit swasta di Bandar Lampung.

Beberapa rumah sakit, klinik, puskesmas, dan fasilitas layanan kesehatan diketahui membuang limbahnya di TPA tersebut.

Bagaimana tanggapan pihak rumah sakit yang limbah rumah sakitnya ditemukan di TPA Bakung?

Nama RS Urip Sumoharjo dalam pemberitaan media disebut sebagai salah satu rumah sakit yang limbahnya terdapat di TPA Bakung.

Kabag Umum Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Lia Amelia, mengatakan, terkait limbah seperti bungkusan obat, slip nota, dan selang infus di TPA Bakung, itu bukan limbah medis melainkan limbah domestik.

Benarkah pihak rumah sakit yang membuat limbah tersebut ke TPA Bakung? Lia Amelia mengatakan, rumah sakit tidak membuang secara langsung limbahnya. Ada pihak ketiga yang mengambil untuk kemudian mengelola dan membuangnya.

"Terimakasih kepada rekan-rekan wartawan yang selama ini telah membantu dalam pengembangan rumah sakit ini. Publikasi di media jelas sangat berpengaruh dalam membangun opini publik terkait kualitas rumah sakit yang berada di Provinsi Lampung," ujar Lia Ameliadi Bandar Lampung, Senin (15/2).

.Lia Amelia juga secara tegas mengatakan tidak antikritik dan selalu terbuka dengan masukan dan saran dari semua pihak.

"Silakan beri masukan dan saran agar RS ini menjadi lebih baik. Mari kita bangun Provinsi Lampung melalui bidang kita masing-masing sehingga Provinsi Lampung yang kita cintai ini bisa lebih maju dan mampu bersaing dengan provinsi lain," terangnya.(*/rls)

Editor: Andi Asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved