Breaking News

Berita Nasional

Video Viral Sepeda Motor Kurir Paket Dibawa Kabur Pencuri saat Antar Pesanan

Video berdurasi 14 detik, aksi pencurian sepeda motor kurir dibawa kabur pencuri saat mengantar paket viral di media sosial.

Penulis: rio angga | Editor: Noval Andriansyah
Tangkap Layar Youtube Tribun MedanTV
Ilustrasi - Video berdurasi 14 detik, aksi pencurian sepeda motor kurir dibawa kabur pencuri saat mengantar paket viral di media sosial. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video berdurasi 14 detik, aksi pencurian sepeda motor kurir dibawa kabur pencuri saat mengantar paket viral di media sosial.

Pantauan Tribun Medan (Grup Tribunlampung.co.id) pada Senin (15/2/2021), dalam rekaman tersebut, awalnya driver kurir datang dari arah timur menuju barat.

Kemudian dia memarkirkan sepeda motor di ruas jalan sebelah kanan, tanpa mencabut kunci kontak.

Beberapa saat kemudian, pelaku yang melihat ada peluang langsung menyeberang jalan dan mendekati sepeda motor korban.

Baca juga: Viral Kisah Aipda Mardandi, Selamatkan Seorang Perempuan yang Hendak Terjun ke Sungai Barito

Baca juga: VIDEO VIRAL Belanja Online Tak Teliti, Konsumen Kecewa saat Barang Sampai

Terlihat pelaku pencurian sepeda motor memakai celana pendek berwarna pink dan menyebrang jalan.

Pelaku langsung memanfaatkan kecerobohan korban yang tidak mencabut kunci kontak sepeda motor.

Saksikan video motor kurir dibawa kabur pencuri selengkapnya di bawah ini.

Alhasil, sepeda motor Honda Beat hitam milik korban langsung dilarikan pelaku yang mengenakan celana ponggol merah, jaket hijau yang sudah kusam dan topi hitam.

Korban yang mengetahui itu berusaha mengejar, namun pelaku melarikan diri dengan mulus.

Terlihat, sepeda motor kurir dibawa kabur pencuri, yang berjenis metik, masih dalam keadaan terpasang tas boks.

Baca juga: Artis Ashanty Terbaring Lemah karena Covid-19, Tatapan Sedih Arsy Bikin Pilu

Baca juga: Pernikahan Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo Sempat Tak Direstui Orangtua

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi di ruas Jalan S Parman.

Terkait kejadian tersebut, Kriminolog Redyanto Sidi yang dimintai tanggapan oleh awak media menilai, selain kelengahan korban, hal penting lain dalam kejadian itu adalah diperlukannya petugas yang siaga di lapangan.

Petugas bisa bersiaga secara undecover di titik tertentu sehingga dapat dilakukan tindakan segera.

"Memang korban lengah, tapi kalau misalnya ada petugas yang melakukan mobile kan ini bisa diminimalisir."

"Team bentukan Kepolisiankan banyak, ini harus dimaksimalkan," ujar Redyanto, Senin (15/2/2021).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved