Breaking News:

Lampung Tengah

146 Napi Lapas Gunung Sugih Dipindah, Ini Alasannya

Guna memutus mata rantai peredaran narkoba, sebanyak 146 warga binaan Lapas Kelas II B Gunung Sugih dimutasi.

Dok Lapas Kelas II B Gunung Sugih
Razia di Lapas Kelas II B Gunung Sugih beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Guna memutus mata rantai peredaran narkoba, sebanyak 146 warga binaan Lapas Kelas II B Gunung Sugih dimutasi.

Kepala Lapas Kelas II B Gunung Sugih Denial Arif menjelaskan, 146 napi yang dimutasi tersebut dicurigai memosisikan diri sebagai tahanan yang memiliki peranan terhadap tahanan lainnya.

"Ini adalah lembaga negara, jadi tidak boleh ada yang merasa lebih bisa mengatur tahanan lainnya, dan harus patuh dengan peraturan yang sudah lapas tetapkan," terang Denial Arif, Selasa (16/2/2021).

Dari 146 warga binaan yang dimutasi, 50 orang dipindah ke Lapas Narkotika Bandar Lampung, 49 orang ke Lapas Metro, 17 orang ke Lapas Kelas II Kalianda, dan 30 orang ke Lapas Kelas II B Way Kanan.

Baca juga: Napi Lapas Rajabasa Kendalikan Pengiriman Seperempat Ton Ganja dari Balik Penjara

Baca juga: Sebagian Besar Warga Binaan di Lapas Kalianda Terjerat Kasus Narkoba

"Langkah tersebut kami ambil sebagai bentuk konsisten dalam memberantas halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) di dalam lapas," tegas mantan Kalapas Kotabumi itu.

Tak hanya itu, lanjut Denial, sebagai langkah progresif dalam melakukan pemberantasan halinar, pihaknya juga telah melakukan penandatanganan pakta integritas bersama seluruh pegawai Lapas Gunung Sugih pada awal 2021 lalu.

"Kami juga bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya seperti pemerintah daerah, kejaksaan negeri, dan Polres Lampung Tengah dengan melakukan razia penggeledahan kamar hunian beberapa waktu lalu," bebernya.

Selain itu, untuk memudahkan pemantauan di dalam Lapas, Denial menjelaskan pihaknya juga menambahkan 43 titik CCTV, serta mengaktifkan pos Wasrik yang melibatkan warga setempat sebagai penjaga.

Lapas juga telah memasang pintu sebagai tambahan keamanan, sehingga tidak sembarang orang melintas untuk masuk dan keluar di dalam lapas. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved