Berita Nasional
2 Sahabat Tewas Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Jalinsum, Sempat Terekam CCTV Temui Teman
Dua wanita yang berteman dekat ini diduga jadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang di Jalinsum.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN - Dua wanita bersahabat ditemukan meninggal dunia di Serdangbedagai, Sumatera Utara diduga korban pembunuhan.
Gadis 13 tahun Aprilia Cinta dan Rizka Fitria ditemukan tewas di Jalinsum Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai.
Dua wanita yang berteman dekat ini diduga jadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang di Jalinsum.
Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Aprilia Cinta dan Rizka Fitria sempat pergi ke minimarket dan menemui temannya.
Baca juga: Suami Dibunuh di Depan Istri saat Sedang Nonton TV, 2 Pelaku Masuk Tanpa Suara
Baca juga: Kecelakaan Mobil Masuk Sungai di Palembang, Wanita Pengantin Baru Meninggal Dunia
Tangis keluarga pecah saat jasad remaja 13 tahun Aprilia Cinta tiba di rumah duka di Lorong V Kelurahan Bagan Deli, Medan Labuhan, Senin (22/2/2021) malam.
Diketahui, Aprilia Cinta ditemukan tewas di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat.
Mayat Cinta ditemukan setelah penemuan mayat temannya bernama Rizka Fitria di Jalinsum Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai pada Senin (22/1/2021) dini hari
Rumah duka juga tak jauh dari rumah duka Rizka Fitria.
Tampak jenazah dibawa menggunakan mobil jenazah milik RS Bhayangkara Medan. Abang korban, Leo ikut histeris saat kedatangan adik terkecilnya tersebut.
Saat itu ibu korban langsung menangis histeris melihat jenazah anaknya.
"Anakku, kenapa cepat kali kau tinggalkan mamak," teriak sang ibu, Ami.
Warga tampak memadati seluruh ruangan rumah hingga ke teras dan membuat suasana sempat riuh.
Selanjutnya, korban Aprilia Cinta dibawa untuk dimandikan terlebih dahulu.
Tetangga yang menjadi kerabat korban, Ami menceritakan bahwa dirinya terakhir melihat korban pada Sabtu (22/2/2021) dimana Aprilia diajak Rizka untuk pergi.
"Jadi awalnya itu Riska yang ajak Cinta untuk pergi Sabtu sore, katanya mau pergi beli kertas kado. Kalau enggak diajak pasti tidak akan seperti ini Cinta itu," tuturnya sambil meneteskan air mata.
Dikatakan Ami, setelah hari itu, Cinta tak kunjung pulang dan akhirnya dirinya mendapatkan kabar bahwa temannya tersebut sudah meninggal dunia.
"Setelah itu kami enggak pernah melihat lagi korban, sampai dapat kabar meninggal di Brayan. Sangat sedih dan hancur hati kami semua," ungkapnya.
Ami menceritakan bahwa Cinta adalah sosok anak yang baik bahkan bersekolah di sekolah Islamiah Al-Washliyah.
"Anaknya baik dia periang, terus dia sekolah di Sekolah Islam Al-Washliyah dia itu anak baik," tuturnya.
Sempat Ngajak Makan Jengkol
Anisa Aswani (22) sahabat dari jenazah Rizka Fitria (21) melihat almarhum bersama temannya Aprilia Cinta (20) yang juga ditemukan meninggal.
Rizka yang pertama ditemukan meninggal di Jalinsum Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai pada Senin (22/1/2021) dini hari.
Kemudian mayat wanita yang kemudian ditemukan mengenakan stylan loreng cokelat yaitu Aprilia Cinta di Jalan Budi Kemasyarakatan Lingkungan 24 Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, pada pagi harinya.
Anisa menerangkan dirinya yang bekerja di minimarket Indomaret Simpang Bagan, sempat melihat keduanya ke tokonya untuk mengajak makan jengkol ke rumah pada Sabtu (22/2/2021) siang.
"Rizka ngajak makan jengkol itu sekitar jam 1 siang, dibilangnya ayok makan ke rumah. Terus saya bilang enggak bisa, lalu dia buru-buru, mau ke simpang bagan, terus saya bilang ngapain buru-buru," ungkapnya saat datang ke rumah duka Lorong V Kelurahan Bagan Deli, Medan Labuhan, Senin (22/2/2021).
Ia menyebutkan bahwa Fitri datang berdua dengan temannya bernama Aprilia Cinta.
"Dia sama kawannya berdua datang, tapi saya enggak kenal kawannya, kawannya yang pakai baju loreng itu," tuturnya.
Lebih lanjut, Anisa menuturkan dirinya juga sudah dimintai oleh pihak kepolisian rekaman CCTV di tokonya yang memperlihatkan Rizka dan Aprilia masuk dan keluar toko.
Ia membeberkan mendapatkan kabar meninggalnya rekannya tersebut dari media sosial Facebook.
"Saya dapat kabarnya malam minggu ayah nya datang kerumah, kirain dia ke rumah saya karena tidak pulang. rupanya meninggal subuh tadi. Saya ada yang ngasih tahu di facebook, kemudian saya lacak," bebernya.
Anisa mengaku hatinya tersayat-sayat saat mendapatkan kabar meninggalnya sahabatnya tersebut. Dan berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum mati.
"Sakit lah, kemana mana pergi bersama terus. Harapannya pelakunya hukuman sama lah kayak yang dialami dia," pungkasnya.
Tangis di Rumah Rizka
Jenazah Rizka Fitria (21) diterima dengan histeris isak tangis keluarga di rumah duka Lorong V Kelurahan Bagan Deli, Medan Labuhan, Senin (22/2/2021).
Amatan tribunmedan.com, sekitar pukul 16.30 WIB ambulans yang membawa jenazah dari RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah sampai di lokasi rumah duka.
Tampak keluarga, abang para korban yang menerima mayat langsung histeris menangis menerima mayat dan menandunya ke dalam rumah yang mamasuki gang.
"Tidak ada lagi harapanku, cuma adekku itu harapan ku," teriak sang abang sambil menenteng jenazah.
Tampak warga mengerumuni rumah duka untuk melihat jenazah Fitria.
Terlihat jenazah Fitria tampak lehernya telah membiru dan tangannya juga membiru bekas seperti diikat.
Puluhan warga di Lorong V Belawan telah memadati rumah korban melaksanakan takziah di rumah korban