Curanmor di Lampung Tengah

Polisi Buru Rekan Pelaku Curanmor di Perum GMP Yukum Jaya

Saat ditangkap di rumahnya, Yanto kedapatan memiliki barang bukti sepeda motor Honda Beat yang diduga kuat adalah milik korban Riyana.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polsek Terbanggi Besar
Pelaku curanmor bernama Yanto diamankan Unit Reskrim Polsek Terbanggi Besar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Saat ditangkap di rumahnya, Yanto kedapatan memiliki barang bukti sepeda motor Honda Beat yang diduga kuat adalah milik korban Riyana.

Oleh pelaku Yanto, barang bukti Honda Beat warna hitam itu dicopot nomor polisinya, dan digunakan oleh pelaku untuk bepergian sehari-hari.

"Barang bukti satu unit motor Honda Beat warna hitam kami bawa ke Mapolsek Terbanggi Besar guna dilakukan penyidikan," kata Kapolsek Kompol Sutana Yusuf.

Tak hanya sepeda motor Honda Beat, pihaknya juga lanjut Sutana, mengamankan barang bukti lainnya dari pelaku Yanto.

"Kami amankan juga satu buah topi warna putih, serta satu helai celana pendek yang dipakai saat pelaku melakukan aksi pencurian di kos korban," ucapnya.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan pelaku Yanto, ada satu orang lainnya yang turut dalam aksi pencurian itu, dan saat ini masih dalam pengejaran di lapangan.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperlihatkan pihak kepolisian, pelaku Yanto tak berkutik dan mengakui perbuatannya.

Modusnya, Yanto memantau di sekitar lokasi yang tampak sepi karena menjelang magrib.

"Karena sepi, saya kemudian membuka gerbang pelan-pelan. Kemudian ke arah motor di dalam garasi," jelas Yanto di Mapolsek Terbanggi Besar, Minggu (28/2/2021).

Dengan menggunakan kunci T, Yanto kemudian merusak kontak motor korban, dan langsung menggiringnya ke luar gerbang kos.

"Saya nyalakan motornya di luar (garasi kos) supaya tidak kedengeran, lalu saya bawa pulang ke rumah (di Kecamatan Way Pengubuan)," bebernya.

Meski terbilang lihai dalam melancarkan aksinya, Yanto mengatakan jika dirinya baru satu kali melakukan aksi pencurian sepeda motor.

Korban Riyana mengatakan, motornya hilang saat dirinya hendak mudik ke rumahnya di Desa Penumangan Baru, Tulangbawang Barat.

Sebelum mandi, korban memarkirkan motornya di depan kamar kos.

Gerbang kos dalam kondisi tertutup.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved