Peristiwa Kecelakaan
Satu Keluarga Kecelakaan, Sohimah Meninggal Terlindas Truk
Korban satu keluarga: Suwanto, Sohimah, dan anaknya. Sayang, nyawa Sohimah tak dapat diselamatkan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kecelakaan terjadi di Kabupaten Purbalingga, Sabtu, 27 Februari 2021.
Lokasinya di Jalan Raya Kelurahan Kedungmenjangan, Kabupaten Purbalingga.
Melibatkan sepeda motor dan truk.
Korban satu keluarga, yaitu Suwanto, Sohimah, dan anaknya.
Baca juga: Pengendara Motor Nyaris Ditabrak Kereta Api Saat Jatuh
Baca juga: Polisi Buru Rekan Pelaku Curanmor di Perum GMP Yukum Jaya
Sayang, nyawa Sohimah tak dapat diselamatkan.
Korban terlindas truk.
Saat itu Sohimah dan anak diboncengkan suaminya yang bernama Suwanto.
Mereka mengendarai motor Supra X 125 nomor R 2615 FV.
Kronologi
Kanit Laka Polres Purbalingga, Iptu Rohmat menjelaskan kronologi kejadian.
"Suwanto melaju dengan kecepatan sedang, melaju dari arah utara," ujarnya.
Di depan Suwanto pula melaju truk G 1959 BA searah.
Suwanto bermaksud mendahului truk dari sisi kanan, masuk arus berlawanan.
Dia pun menambah kecepatan, siap menyalip truk.
Belum tuntas mendahului, Suwanto kaget melihat kendaraan yang melaju kencang dari arah berlawanan.
Belum diketahui kendaraan apa yang dimaksud Suwanto, apakah mobil atau truk.
Tak tahu harus bagaimana, Suwanto pun kehilangan kendali.
Motor yang dikendarainya roboh menyenggol bagian kanan truk.
Suwanto, Sohimah dan anaknya terjatuh.
Nahas, maut menjemput Sohimah yang terjatuh tepat di kolong truk.
Badan Sohimad terlindas truk.
Sohimah meninggal di lokasi kejadian.
Sedangkan Suwanto dan anaknya luka-luka.
Mereka bersedih Sohimah tak selamat.
Kecelakaan di Lampung
Mobil berisi pelancong asal Palembang, Sumatera Selatan mengalami kecelakaan saat hendak liburan ke Pulau Pahawang.
Diduga mengalami rem blong, mobil Isuzu Elf warna hijau bernopol AG 7399 S itu menabrak pagar gudang kosong di Jalan WR Supratman, Kelurahan Gedung Pakuwon, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Minggu (28/2/2021).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, terjadi kemacetan saat kendaraan dievakuasi.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalinbar Pringsewu, 2 Siswi SMP Tewas Masuk Kolong Truk
Baca juga: Kecelakaan Maut Beruntun di Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia
Hendri Roni, kepala Lingkungan I Gedung Pakuwon, Telukbetung Selatan, mengatakan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 07.30 WIB.
"Kejadiannya pagi. Saya pertama dengar suara dentuman keras, dumm… saya langsung keluar rumah dan lihat sudah ada mobil nabrak pagar gudang," ucap Hendri.
Hendri menuturkan, kendaraan tersebut membawa penumpang yang hendak berlibur ke Pulau Pahawang, Pesawaran.
"Katanya mau ke Pahawang. Tapi gak ada korban. Selamat semua. Hanya luka ringan sopirnya," bebernya.
Agus, sopir minibus nahas tersebut, membenarkan membawa mobil travel yang disewa oleh penumpang asal Palembang.
"Ini travel dicarter sama orang Palembang Kota. Ada 15 orang, semuanya gak ada luka. Sekarang sudah dipindahin ke bus lain. Tetap berangkat ke Pahawang," terang warga Tulangbawang ini.
Agus mengaku tak mengalami luka serius.
Ia hanya merasakan sakit di kaki kiri karena benturan keras.
"Berangkat dari Palembang semalam jam 11. Kalau ngantuk enggak. Tapi remnya blong," ucap Agus.
Agus menuturkan, kejadian rem blong ini bermula saat mobil menuruni Jalan Basuki Rahmat tak jauh dari gedung DPRD Bandar Lampung.
"Itu kan turuanan tajam, nah pas mau pertigaan rem ini blong. Ya udah jadi labas, nabrak pagar. Untung masih sepi," timpalnya.
Baca juga: Viral Video Pura-pura Jadi Orang Hilang, Ujungnya Minta Uang
Baca juga: Nia Ramadhani Alami Penyakit Serius di AS, Asisten Ungkap Kondisinya
Agus menambahkan, setelah dievakuasi, minibusnya langsung dibawa ke pul di Rajabasa untuk diperbaiki.
"Ini langsung ke pul, ditarik mobil towing. Penumpang sudah dipindahin, tapi bukan ke mobil kami," tandasnya.
Dua Siswi SMP Tewas di Pringsewu
Dua siswi SMP tewas setelah mengalami kecelakaan maut di ruas Jalinbar Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.
Keduanya tewas setelah sepeda motor yang dikendarai terlibat kecelakaan dengan truk Fuso tangki BE 8171 FC.
Sepeda motor yang dikendarai dua remaja ini Honda Beat BE 3406 RO.
Kedua siswi berinisial AS (15) dan SA (15) merupakan warga Desa Gedong Tataan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.
Baca juga: Kecelakaan Maut Beruntun di Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia
Baca juga: Kecelakaan Maut, Masuk Kolong Fuso, 2 Siswi Tewas di Jalinbar Pringsewu
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Bima Alief Caesar mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri membenarkan terkait kejadian itu.
Peristiwa itu, menurut dia, Jumat, 26 Februari 2021 sore sekira pukul 16.30 WIB.
Saksikan video siswi SMP tewas setelah mengalami kecelakaan maut selengkapnya di bawah ini
Kejadian tepatnya di ruas Jalinbar Krandegan, Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Bima menceritakan, kecelakaan maut tersebut bermula ketika sepeda motor yang dikendarai kedua korban melaju dari arah Pringsewu ke arah Gedongtataan.
Sesampainya di TKP, lanjut Bima, diduga berusaha mendahului sepeda motor jenis matic yang tidak diketahui identitasnya melaju di depannya.
Baca juga: Kecelakaan Maut Beruntun di Tanjakan Silayur Semarang, Truk Terguling Timpa Kendaraan Lain
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cawang, Libatkan 3 Mobil
Bima mengungkapkan, saat sedang berusaha menyalip, stang sebelah kiri sepeda motor yang dikendarai korban diduga menyenggol sepeda motor yang hendak didahuluinya.
Kemudian, sepeda motor oleng dan kedua korban terjatuh ke lajur jalan sebelah kanan.
“Setelah menyenggol sepeda motor yang hendak disalip, sepeda motor korban oleng dan mengakibatkan kedua korban terjatuh ke kanan."
"Saat itu, ada truk melaju dari arah berlawanan."
"Sehingga, kedua korban masuk ke bawah kolong truk sebelah kanan bagian belakang,” ungkap Bima.
Akibat kecelakaan itu, kedua siswi SMP tersebut tewas.
Pengemudi truk tangki AN (40) warga Nunggal rejo Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, telah diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Termasuk dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu dibawa ke Pos Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu.
Kecelakaan Maut di Jalibar Pesawaran
Kasus lain, peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran terjadi ketika arus kendaraan normal dan lancar.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP I Wayan Budiarta mengatakan bila ruas jalan tersebut lurus dan menurun.
Sedangkan kondisi marka jalan tidak terputus dan cuaca cerah di siang hari.
Sedangkan jalan dalam kondisi baik.
"Arus kendaraan dalam keadaan normal dan lancar," ungkap Budiarta mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Selasa, 9 Februari 2021.
Identitas Penumpang Supra X
Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran mendapati identitas korban meninggal dunia sebagai penumpang sepeda motor Honda Supra X BE 5061 YG.
Dimana sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan lalu lintas dengan dua truk di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Selasa, 9 Februari 2021.
Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan ini mengakibatkan pengemudi motor dan penumpangnya tewas.
Pengemudi motor Supra X BE 5061 YG adalah Sapri S (55) warga Pampangan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
Petugas sempat kesulitan mendapatkan identitas penumpang motornya.
Dan sempat mencari identitas penumpang motor tersebut.
Belakangan namanya diketahui Sanukri (62).
"Merupakan warga Cierih Cipadang, RW 09, RT 03, Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan," ungkap Kasat Lantas Polres Pesawaran I Wayan Budiarta, Selasa, 9 Februari 2021.
Kronologi Kecelakaan
Dua pemotor tewas kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran ditabrak oleh kendaraan roda enam Cold Diesel dari belakang.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP I Wayan Budiarta mengungkapkan, kecelakaan itu bermula dari kendaraan roda enam Cold Diesel BE 9264 BB yang dikemudikan Angga Saputra (26) warga Desa Kebagusan, Kecamatan Gedongtataan.
Mobil yang dikemudikan Angga ini dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung.
Ironisnya, pada saat tiba di ruas Jalinbar Desa Bernung rem mobil tersebut tidak berfungsi.
Sementara jalan menurun.
"Mobil itu menabrak sepeda motor Honda Supra X BE 5061 YG yang berjalan di depannya," kata Budiarta, Selasa, 9 Februari 2021.
Tidak sampai di situ, mobil yang dikemudikan Angga tersebut menabrak kendaraan roda enam truk Toyota Dyna BE 9720 RA yang sedang memperlambat lajunya karena jalan padat.
Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas.
Toyota Dyna BE 9720 RA itu dikemudikan oleh Sasmito (40) warga Way Linti Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
Satu Pemotor Tanpa Identitas
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran masih mencari identitas penumpang kendaraan roda dua Honda Supra X BE 5061 YG.
Sepeda motor itu terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Desa Berenung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
Pasalnya penumpang sepeda motor yang tewas tersebut belum diketahui identitasnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP I Wayan Budiarta mengatakan, korban tanpa identitas ini mengalami luka di bagian kepala dengan kondisi meninggal dunia.
Korban merupakan satu dari dua pemotor yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.
Sedangkan, satu lagi korban meninggal dunia adalah Sapri S (55) warga Pampangan, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
Sapri merupakan pengendara dari sepeda motor Supra X BE 5061 YG.
"Korban Sapri mengalami luka di bagian dada dan kepala belakang," ujar Budiarta.
Libatkan 3 Kendaraan
Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Lintas Barat Desa Berenung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Selasa, 9 Februari 2021 sekira pukul 10.30 WIB.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP I Wayan Budiarta membenarkan kejadian kecelakaan lalu lintas di ruas jalan negara ini.
Dia mengungkapkan, kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus.
Yakni kendaraan roda enam Colt Diesel BE 9264 BB, sepeda motor Honda Supra X BE 5061 YG dan kendaraan roda enam truk Toyota Dyna BE 9720 RA.
"Kejadian itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni pengendara dan penumpang sepeda motor," kata Budiarta mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Selasa siang.
Diketahui peristiwa naas ini menggemparkan warga sekitar kejadian. Akibatnya kecelakaan tersebut menjadi perhatian masyarakat.
Baik itu pengguna Jalinbar, maupun masyarakat di sekitar kejadian.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima informasi kecelakaan maut itu.
Kemudian mengamankan barang bukti dan mencatat keterangan saksi-saksi.
Selanjutnya korban jiwa dan luka-luka dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
Arus lalu lintas di ruas Jalinbar Kecamatan Gedongtataan yang sempat terganggu akibat laka lantas itu, kini sudah kembali normal.
Baca juga: 2 Balita Tewas Kecelakaan di Tangsel, Terpental dari Motor hingga Terlindas Truk
Baca juga: Kecelakaan Polisi Jatuh Setelah Tabrak Kera hingga Mati di Jawa Timur
( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik / Videografer / Bambang Irawan )
Sumber: Tribun Jateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/satu-keluarga-kecelakaan-di-purbalingga.jpg)