Kunci Jawaban Buku Tematik
Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 Halaman 50 Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya
Yuk kita lanjutkan belajar dari rumah, berikut adalah Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 8 kelas 6 dengan Subtema 1 pembelajaran 6.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Reni Ravita
Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung api. Sekitar 130 di antaranya termasuk gunung api aktif. Sebagian dari gunung api terletak di dasar laut dan tidak terlihat di permukaan laut.
Indonesia merupakan tempat pertemuan dua rangkaian gunung api aktif. Selain itu, terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia. Indonesia mempunyai iklim tropik basah yang dipengaruhi oleh angin muson barat dan muson timur.
Dari bulan November hingga Mei, angin bertiup dari arah barat laut. Angin ini membawa banyak uap air sehingga pada bulanbulan tersebut Indonesia mengalami musim hujan. Bulan Juni hingga Oktober, angin bertiup dari tenggara. Angin ini bersifat kering sehingga pada bulanbulan tersebut, Indonesia mengalami musim kemarau.
Suhu udara di dataran rendah Indonesia berkisar antara 23° Celsius sampai 28° Celsius sepanjang tahun. Namun, suhu juga sangat bervariasi.
Rata-rata mendekati 40° Celsius pada musim kemarau di lembah Palu, Sulawesi dan di Pulau Timor. Suhu di bawah 0° Celsius di Pegunungan Jaya Wijaya, Papua. Terdapat salju abadi di puncak-puncak pegunungan di Papua,seperti puncak Trikora (G.Wilhelmina, 4.730 m) dan Puncak Jaya (G. Carstenz, 5.030 m).
Curah hujan di Indonesia rata-rata 1.600 milimeter setahun. Daerah dengan curah hujan rata-rata tinggi sepanjang tahun adalah Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, sebagian Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Delta Memberamo di Papua.
Bacaan di atas merupakan contoh sebuah teks nonfiksi.
Apakah kamu tahu pengertian teks nonfiksi?
Karangan Nonfiksi
Karangan nonfiksi ialah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau peristiwa yang benar-benar terjadi.
Tulisan nonfiksi biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan sebagainya.
Perbedaan antara fiksi dan nonfiksi terletak pada masalah faktual atau tidak, imajiner atau tidak.
Perbedaan antara keduanya sama sekali tidak ada hubungannya dengan gaya bahasa atau apa pun selain masalah fakta atau khayalan.
Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi, berusaha menarik, dan menggugah nalar (pikiran) pembaca.
Bahasa karangan nonfiksi bersifat denotatif dan menunjukkan pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tema-8-kelas-6-halaman-50.jpg)