Breaking News:

Way Kanan

Polres Way Kanan Ringkus Pengedar Sabu Seberat 3,34 Gram di Bumi Baru

Pelaku diduga peredaran gelap narkotika bukan tanaman diduga jenis sabu di Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Tersangka EDW. Polres Way Kanan Ringkus Pengedar Sabu Seberat 3,34 Gram di Bumi Baru 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Satresnarkoba Polres Way Kanan meringkus satu pelaku diduga peredaran gelap narkotika bukan tanaman diduga jenis sabu di Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Kamis (4/3/2021).

Tersangka berinisial EDW alias Edo, (36) warga Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Narkoba Iptu Mirga Nurjuanda menerangkan kronologis penangkapan berawal pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2021 sekitar pukul 11.00 WIB, petugas Satnarkoba Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kampung Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.

Anggota yang menerima informasi langsung melakukan penyelidikan dengan menuju ke lokasi.

“Anggota mengamankan seorang laki-laki EDW alias Edo tanpa perlawanan,” katanya, Jumat 5 Maret 2021.

Dalam penindakan, saat melakukan penggeledahan badan atau pakaian, petugas menemukan barang bukti yang di simpan didalam kantong celana depan bagian kanan tersangka berupa satu buah dompet yang di dalamnya terdapat tiga lembar plastik klip bening ukuran sedang bekas pakai. 

Kemudian dua pipet plastik dibentuk skop dan tujuh belas bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekira 3,34 gram.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka dapat dikenai dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun,” imbuh Iptu Mirga.

( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved