Breaking News:

Bandar Lampung

2 Hari Uji Coba ETLE, Satlantas Polresta Bandar Lampung Temukan 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Uji coba penerapan tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement(E-TLE) di Bandar Lampung mencatat sejumlah pelanggaran lalulintas.

Tribunlampung.co.id/Joviter
Suasana ruang pusat pantau (Command Center) Polresta Bandar Lampung. 2 Hari Uji Coba ETLE, Satlantas Polresta Bandar Lampung Temukan 7 Pelanggaran Lalu Lintas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Uji coba penerapan tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Bandar Lampung berhasil mencatat sejumlah pelanggaran lalulintas.

Selama dua hari uji coba dilaksanakan yakni tanggal 4 dan 5 Maret, Command Center Satlantas Polresta merekam 7 pengendara yang melakukan pelanggaran.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf Nugraha merinci 2 pelanggaran terjadi di hari pertama uji coba, sedangkan 5 pelanggaran lainnya terjadi di hari kedua.

"Adapun bentuk pelanggarannya tidak menggunakan helm dari pengendara R2 sebanyak 2 orang dan tidak menggunakan sabuk pengaman dari pengendara R4 sebanyak 5 orang," kata Rafly, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: Uji Coba ETLE, Satlantas Polresta Bandar Lampung Kirim Surat Konfirmasi Pelanggaran Maksimal 2 Hari

Baca juga: Insiden Command Center Polresta Bandar Lampung Terbakar Pengaruhi Jadwal Uji Coba E-TLE

Oleh karena itu, lanjut Rafly total sudah ada tujuh surat konfirmasi yang dikirimkan kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya saat ini Satlantas Polresta Bandar Lampung masih menunggu para pelanggar lalulintas yang telah dikirimi surat untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran yang dilakukan tersebut. 

Konfirmasi dapat dilakukan dalam dua cara, yakni datang langsung ke ruang Gakkum Mapolresta Bandar Lampung, atau dengan melakukan konfirmasi secara online melalui website etle.korlantas.polri.go.id.

“Masih kita tunggu konfirmasinya (pelanggar). Jika berhalangan hadir bisa melakukan konfirmasi secara online," kata Rafly.

Rafly mengatakan, surat konfirmasi tersebut dikirimkan kepada pelanggar lalulintas dalam kurun waktu maksimal 2 hari untuk alamat di dalam kota, dan maksimal 3 hari untuk alamat yang berada di luar kota. 

Untuk proses denda tilang, pelanggar lalulintas diberikan waktu selama 7 hari.

Baca juga: Kasus Baru Corona di Lampung Berkurang, Terbaru Positif Covid-19 Tambah 41

Baca juga: Kapolda Lampung yang Baru Irjen Pol Hendro Sugiatno: Tindak Tegas Pelaku Curanmor!

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved