Apa Itu

Apa Itu Hujan, Manfaat, dan Bagaimana Proses Terjadinya Hujan

Simak penjelasan tentang apa itu hujan, manfaat, dan bagaimana proses terjadinya hujan.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Riyo Pratama
Kompas.com/oceanicpropertiesllc.com
Ilustrasi. Hujan 

Kondensasi ini pun bisa berupa partikel debu, garam, asap, atau polusi.

Kondensasi yang berwarna cerah, seperti debu merah atau ganggang hijau bisa menyebabkan hujan berwarna.

Namun karena kondensasi itu ukurannya sangat kecil, warnanya pun jarang terlihat.

3. Presipitasi

Presipitasi adalah tahapan terakhir dari proses terjadinya hujan.

Dalam proses ini, awan akan mencair akibat dari adanya pengaruh suhu udara yang tinggi.

Pada tahap inilah hujan terjadi dan membasahi bumi.

Awan-awan yang telah terbentuk pada tahap sebelumnya akan dibawa angin, sehingga terjadinya perpindahan tempat secara horizontal.

Proses perpindahan awan tersebut disebut dengan adveksi.

Adveksi ini memungkinkan awan menyebar dan menyatu dengan awan lainnya sehingga ukurannya pun bisa menjadi semakin besar.

Butiran es yang ada pada awan kemudian akan ditarik oleh gaya gravitasi bumi lalu menyebabkan turunnya hujan, seperti di daratan, lautan, sungai, danau maupun tanah.

Hujan yang turun ke dalam tanah, nantinya akan meresap menjadi air tanah yang kemudian akan keluar melalui sumur.

Namun, ternyata tidak semua tetesan hujan akan jatuh menyentuh tanah.

Ada juga yang akan kembali ke awan karena air menembus lapisan atmosfer yang lebih hangat dan berujung menguap.

Umumnya, tetesan hujan yang turun ke tanah memiliki memiliki diameter 0,5 milimeter (0,02 inci), bahkan bisa lebih besar. Sedangkan untuk gerimis ukurannya kurang dari 0,5 milimeter.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved