Berita Nasional

Pelaku Video Asusila Pelajar SMP di Serang Sepakat Dinikahkan tapi Ditunda

Dalam video itu terlihat sepasang pengantin sedang melakukan proses ijab kabul, dikelilingi sanak saudara.

Twitter.com
Viral video mesum pelajar SMP 'Parakan 01' di Serang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Viral video tak senonoh sejoli pelajar SMP di Serang, Banten yang berjudul Parakan 01 membuat publik heboh.

Setelah video asusila pelajar SMP di Serang viral, muncul kabar keduanya dinikahkan. 

Video pasangan pelajar di Serang dinikahkan keluarga juga viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat sepasang pengantin sedang melakukan proses ijab kabul, dikelilingi sanak saudara.

Baca juga: Viral Video Sejoli Tak Senonoh di Serang Banten, Terungkap Pelakunya Ternyata Pelajar

Baca juga: Dikenal Santun, Pegawai Bapelkes Ternyata Membuat 450 Konten Tak Senonoh

Narasi yang ada di postingan video itu menyebut kalau dua remaja itu akhirnya diputuskan untuk dinikahkan.

Ternyata pelaku video Parakan 01 Serang dinikahkan tidak benar alias hoaks.

"Video yang beredar tersebut tidak benar, saya juga heran dari mana itu dapetnya video," kata Kepala Desa Majasari Kabupaten Serang, Suherman  saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (16/3/2021).

Rencana nikah ditangguhkan

Pernikahan antara kedua remaja pelaku video Parakan 01 memang telah disetujui oleh pihak keluarga.

Namun, rencana pernikahan keduanya ditunda karena mereka masih semangat belajar.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, hal ini disampaikan Camat Jawilan, Agus Saepudin.

Awalnya dua keluarga menyepakati untuk dinikahkan.

"Tapi, karena masih semangat belajar, pernikahan yang sedianya hari ini ditangguhkan," katanya, Selasa.

Tak hanya itu, Agus menuturkan ditundanya pernikahan itu karena telah melalui sejumlah pertimbangan.

Diantaranya adalah karena kedua pemeran video Parakan 01 itu masih berstatus pelajar kelas VIII SMP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved