Breaking News:

Berita Nasional

Setelah Videonya Menggandakan Uang Viral, Pria Gondrong Pemelihara Jenglot Ini Diciduk Polisi

Belum lama ini polisi mengamankan empat kantong kresek berisi uang pecahan seratus ribu rupiah dari kediaman pria bernama Herman alias Ustaz Gondrong.

Warta Kota
Rumah lokasi pria gondrong pengganda uang RT 01 RW 03, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (22/3/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Belum lama ini polisi mengamankan empat kantong kresek berisi uang pecahan seratus ribu rupiah dari kediaman pria bernama Herman alias Ustaz Gondrong.

Ustaz Gondrong telah terlebih dulu diamankan polisi usai video praktik penggandaan uang viral di media sosial.

Diketahui lokasi praktik penggandaan uang dilakukan di rumah mertuanya yang beralamat di Gang Veteran RT001 RW003, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Kasus Penggandaan Uang di Padepokan CPN, Direskrimum Kombes Barly: Ini Pelajaran bagi Masyarakat

Ketua RT setempat bernama Mubaidi mengatakan, polisi datang menjemput Ustaz Gondrong pada, Minggu (21/3/2021) malam.

Dia mengaku, tidak menyaksikan secara langsung proses penjemputan Herman oleh pihak kepolisian. Tetapi, warga tetangga dekat kedimanan cukup banyak yang melihat.

"Saya engga tahu pas proses dijemput, engga tahuan soalnya saya nunggu di depan dikira mobil masuk itu siapa engga tahunya polisi," katanya, pada Senin (22/3/2021)..

Ia melanjutnya, selang beberapa jam Herman dan keluarganya dibawa.

Polisi datang kembali membawa empat kantong kresek diduga berisi uang ratusan juta sebagai barang bukti.

"Duit sih infonya dibawa semua buat barang bukti. Saya denger dari yang lihat sih empat karung, itu duit yang kata di video Rp 400-500 juta," ucapnya.

Pantauan Wartakotalive.com, rumah tempat ritual penggandaan uang yang sempat viral di media sosial itu berwarna merah muda.

Halaman
1234
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved