Berita Lampung
Pembangunan Belum Selesai, Stadion Mini Kalpataru Sudah Ramai Digunakan Warga untuk Olahraga
Sarana olahraga massal Lapangan Kalpataru telah ramai dipergunakan oleh masyarakat untuk mencari keringat.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Sarana olahraga massal Lapangan Kalpataru, Bandar Lampung, Lampung telah ramai dipergunakan oleh masyarakat untuk mencari keringat, Selasa (23/3/2021).
Hal itu sudah sejak lama terlihat dalam kurun beberapa waktu lalu.
Banyak aktivitas terlihat di sana, seperti olahraga, bersantai dan kegiatan jual beli.
Padahal, sebagaimana dilihat progres pembangunan Stadion Mini Kalpataru belum seutuhnya selesai.
Kondisinya, seperti rumput yang tumbuh dengan belum merata hingga adanya titik genangan yang menyebabkan lapangan tampak kotor setelah terjadi hujan.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyebut pihaknya terus menyempurnakan pembangunan stadion tersebut.
"Kalau dilihat memang seperti sudah jadi, tapi di beberapa bagian perlu ada yang dibenahi," kata Eva.
Diteruskannya, pembenahan meliputi pemaksimalan penyerapan air agar tidak lagi terjadi genangan-genangan.
Untuk memaksimalkan sarana olahraga masal itu, dampaknya, proses peresmian stadion mini dengan total anggaran Rp 6,5 miliar itu harus tertunda.
"Peresmiannya nanti, setelah Flyover Sultan Agung diresmikan," sebut Eva.
Menambahkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkot Bandar Lampung Iwan Gunawan menyebut perencanaan peresmian diperkirakan akan dilakukan seusai Idul Fitri 2021.
"Nanti mungkin setelah lebaran. Tapi kalau sebelum puasa memungkinkan maka akan dimaksimalkan," kata Iwan.
Sementara untuk diketahui, Stadion Mini Kalpataru merupakan satu program pembangunan yang mengalami keterlambatan penyelesaian.
Stadion itu dibangun dengan menggunakan APBD Bandar Lampung 2020 dengan target penyelesaian diakhir tahun 2020 kemarin.
Berdasarkan Perpres Nomor 16 Tahun 2018, tepatnya Pasal 56 ayat (2), denda yang diatur ialah sebesar 1/1000 (satu permil) dari nilai kontrak atau nilai bagian kontrak.