Apa Itu
Apa Itu Termometer dan Jenis Termometer
Termometer sering dijumpai di laboratorium untuk mengukur suhu ketika percobaan atau di rumah sakit untuk mengukur suhu pasien
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Resky Mertarega Saputri
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak penjelasan apa itu termometer dan jenisnya.
Termometer sering dijumpai di laboratorium untuk mengukur suhu ketika percobaan atau di rumah sakit untuk mengukur suhu pasien.
Termometer di laboratorium biasanya menggunakan air raksa atau alkohol yang diberi warna merah.
Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang dikutip dari kompas.com, ada beberapa kelebihan air raksa sebagai cairan pengisi termometer, sebagai berikut:
Baca juga: Apa Itu Omnibus Law ?
Baca juga: Apa Itu Gerhana Matahari
1. Cepat menyerap panas dari benda yang akan diukur suhunya.
2. Mendidih pada suhu tinggi, yaity 357 derajat selsius dan membeku pada suhu rendah, yaitu -39 derajat selsius.
3. Tidak membahasahi dinding gelas sehingga pengukuran menghasilka data yang akurat.
4. Mudah dilihat karena warnanya mengkilap seperti perak.
5. Pemuaian teratur
Meskipun air raksa memiliki kelebihan tersebut, namun harganya lebih mahal dibandingkan termometer alkohol.
Baca juga: Apa Itu Lingkungan Hidup dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Baca juga: Apa Itu Hari Air Sedunia dan Masalah Air Selama Pandemi
Alkohol membeku pada suhu -114,9 derajat selsius, sehingga dapat digunakan untuk mengukur suhu yang rendah.
Selain itu, suhu mendidih alkohol pada 78 derajat selsius, sehingga tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu lebih dari 78 derajat selsius.
Alkohol bersifat membasahi dinding gelas sehingga hasil pengukurannya kurang teliti.
Hal tersebut terjadi ketika perubahan suhu benda sangat cepat.
Ukuran termometer badan relatif lebih pendek daripada termometer di laboratorium.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/contoh-gambar-alat-pengukur-suhu-atau-termometer.jpg)