Apa Itu
Apa Itu Garam Himalaya ? Kandungan Garam Himalaya
Garam Himalaya diklaim memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh pengonsumsinya. Lalu apa itu Garam himalaya ? Seperti apa kandungan garam Himalaya
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Riyo Pratama
Sehingga, Anda harus mempertimbangkan ini saat menggunakannya, untuk mencegah asupan natrium berlebih.
The American Heart Association (AHA) menyarankan, sebaiknya lebih dari 75 persen asupan natrium berasal dari garam yang sudah ada dalam makanan olahan. Sehingga, Anda tak perlu lagi menambahkan garam dalam masakan.
3. Lebih alami
Garam Himalaya diklaim lebih alami daripada garam meja. Klaim ini tampaknya ada benarnya.
Garam meja biasanya dihaluskan dan dicampur dengan bahan anti-penggumpalan untuk mencegah penggumpalan, seperti natrium aluminosilikat atau magnesium karbonat, Sedangkan, garam Himalaya tidak terlalu artifisial dan biasanya tidak mengandung zat aditif.
4. Meningkatkan kesehatan pernapasan
Banyak yang percaya bahwa terapi garam - yang melibatkan penghirupan udara yang diinfuskan dengan garam, termasuk garam Himalaya, bermanfaat untuk membantu perawatan kondisi pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronik.
Meskipun lebih banyak penelitian tentang hal ini diperlukan, para ilmuwan telah menemukan peningkatan yang signifikan secara statistic, dalam kuesioner yang diberikan kepada responden dengan COPD yang menggunakan inhaler garam kering.
Demikian uraian apa itu Garam himalaya serta penjelasan kandungan garam Himalaya. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-garam-himalaya-kandungan-garam-himalaya.jpg)