Apa itu
Apa Itu Monera dan Protista
Ahli biologi membagi makhluk hidup ke dalam lima kelompok besar, yakni monera, protista, fungi (jamur), plantae (tumbuhan) serta animalia (hewan)
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Resky Mertarega Saputri
Sebagian besar monera bisa bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Bakteri dan alga biru merupakan contoh monera.
Ada dua jenis bakteri dalam kehidupan manusia, yakni bakteri patogen atau bakteri penyebab penyakit serta bakteri apatogen atau bakteri yang menguntungkan.
Protista
Protista merupakan makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel atau bersel tunggal atau uniseluler. Protista memiliki membran inti (eukariotik) serta mampu berkembang biak.
Makhluk hidup yang masuk dalam kingdom protista ada yang bisa dilihat secara langsung tanpa menggunakan mikroskop (makroskopis) dan ada pula yang harus menggunakan mikroskop untuk melihatnya (mikroskopis).
Contoh protista mikroskopis ialah Amoeba, Paramecium dan Saprolegnia sp.
Contoh protista makroskopis ialah alga coklat, alga merah dan alga hijau.
Mengutip dari situs CK12-Foundation - Flexbooks, berikut ciri-ciri protista:
Protista memiliki membran inti (eukariotik) Mayoritas prostita memiliki mitokondria.
Protista bisa menjadi parasit Lebih menyukai lingkungan lembab.
Prostita dapat bereproduksi secara seksual, yakni dengan konjugasi atau secara aseksual dengan pembelahan biner.
Baca juga: Apa Itu April Mop? Tradisi dan Sejarah April Mop
Demikian pengertian menora dan protista. ( Tribunlampung.co.id / Riyo pratama )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-menora-dan-protista.jpg)