Breaking News:

Kasus Suap Lampung Selatan

Sebulan 4 Kali Bertemu Terdakwa Syahroni, Nusantara: Saya Urus Administrasinya Saja

Saksi Nusantara sendiri sebagai rekanan kerap bertemu dengan terdakwa Syahroni.

Tribunlampung.co.id/Deni
Nusantara saat bersaksi perkara suap fee proyek Lamsel jilid II. Sebulan 4 Kali Bertemu Terdakwa Syahroni, Nusantara: Saya Urus Administrasinya Saja 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Serahkan uang fee kepada terdakwa Syahroni, saksi sebut sering menjamu karaoke.

Hal ini terungkap setelah JPU KPK mencecar sejumlah pertanyaan kepada Saksi Nusantara dan Farhan dalam sidang perkara perkara fee proyek Lampung Selatan Jilid II kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (7/4/2021).

Saksi Nusantara sendiri sebagai rekanan kerap bertemu dengan Syahroni.

"Keperluannya ngobrol aja, contohnya nemenin karaoke doang, Saya Gilang Syahroni," kata Nusantara.

Nusantara sendiri mengaku dalam sebulan ia bertemu dengan Syahroni sebanyak empat kali.

"Saya hanya ngurus administrasi saja, dan saya sering sama Gilang Ramadhan (jika bertemu)," bebernya.

Sementara Farhan Wahyudi mengungkapkan jika PT Prabu Sungai Andalas milik Gilang Ramadhan mendapat pekerjaan tahun 2016 dan 2017.

"Yang diperintahkan ke lapangan setahu saya Nusantara, yang lain untuk berkas si Ulil," bebernya.

Farhan sendiri mengaku pernah pergi ke rumah Syahroni dan juga pernah menyerahkan uang kepadanya.

"Saya dulu pernah diminta menyerahkan bungkusan plastik, diserahkan ke Eka suruhan Syahroni, dan itu di kantor 9 naga emas. Di kantor ini ada saya dan Ulil. Dan kebetulan saya di situ. Dan diminta ambil uang di atas meja resepsionis," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved