Breaking News:

Lampung Selatan

2 Oknum Pegawai PTPN VII Way Galih Terlibat Penggelapan 1,5 Ton Getah Karet

Dua oknum pegawai PTPN VII terlibat penggelapan 1,5 ton getah karet milik PTPN VII Way Galih, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Dua oknum pegawai PTPN VII terlibat penggelapan 1,5 ton getah karet milik PTPN VII Way Galih, Tanjung Bintang, Lampung Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Dua oknum pegawai PTPN VII terlibat penggelapan 1,5 ton getah karet milik PTPN VII Way Galih, Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Anggota kepolisian berhasil menangkap kedua oknum pegawai PTPN VII tersebut berdasarkan pengembangan.

Tersangka yakni Heriyanto (36) dan Muklis Adi Putra (24), keduanya merupakan warga Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Kedua oknum pegawai PTPN VII Way Galih itu ditangkap pada Minggu (11/4/2021), sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Talen Hafidz mengatakan, penangkapan tersangka Heriyanto dan Muklis berdasarkan hasil pengembangan.

Dari keterangan dua tersangka lain yang sudah lebih dahulu diamankan, yakni Mega Hari (27) dan Niko (22) akhirnya diketahui jika ada keterlibatan oknum pegawai PTPN dalam perkara curat dan penggelapan 1.5 ton getah karet. 

"Hasil interogasi dari tersangka Hari dan Niko, mereka mengaku mendapat getah karet dari tangan Heriyanto dan Muklis," ujar Kompol Talen Hafidz, Selasa (13/4/2021).

Dalam perkara ini, lanjut Talen, Heriyanto dan Muklis berperan mengambil getah karet hasil panen milik PTPN VII Way Gali yang dikumpulkan setiap pagi.

Selanjutnya getah tersebut dijual kembali ke tangan tersangka Mega.

Dari pengakuan para tersangka, Talen menyebut, aksi tipu gelap getah karet milik PTPN ini sudah terjadi sebanyak enam kali.

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved