Bandar Lampung

Curanmor di Tanjung Senang, Motor Penjual Buah Raib saat Tengah Layani Pembeli

Motor Honda Vario berwarna merah, bernomor polisi B 4841 BNT milik Nurhadi (37) penjual buah, raib saat korban sedang melayani pembeli.

Tribunnews.com
llustrasi - Curanmor di Tanjung Senang, Motor Penjual Buah Raib saat Tengah Layani Pembeli 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pencurian motor terjadi di Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Motor Honda Vario berwarna merah, bernomor polisi B 4841 BNT milik Nurhadi (37) penjual buah, raib saat korban sedang melayani pembeli.

Kejadian di simpang tiga Jalan Ratu Dibalau-Pulau Damar, Way Kandis, Bandar Lampung, Lampung, Senin (19/4/2021), sekitar pukul 09.00 WIB

Istri Nurhadi bernama Yuni (31) mengatakan saat itu motornya sedang dibawa suaminya untuk pergi berjualan.

"Pagi itu, sekitar jam 8 pagi suami saya pamit untuk berangkat jualan. Suami saya berjualan buah di pertigaan Jalan Ratu Dibalau dengan Pulau Damar. Suami saya berangkat menggunakan motor tersebut," kata Yuni.

"Sampai di tempat jualan biasanya suami saya memparkirkan motor di samping tempat jualan kami. Setelah itu suami saya membuka lapak jualan," sambungnya.

Yuni mengatakan selesai membuka lapak jualan, suaminya langsung melayani pembeli.

"Setelah melayani beberapa pembeli suami saya ingin melihat motornya. Ternyata pas suami saya melihat ke samping tempat jualan motor sudah tidak ada," kata Yuni.

"Setelah kejadian suami saya menelfon saya untuk memberitahu kejadian tersebut. Saya pun langsung bergegas ke lapak jualan kami. Kami berdua langsung melapor ke polsek terdekat, sementara lapak kami tutup karena kami mau buat surat laporan kehilangan," sambungnya.

Kapolsek Kedaton Kompol Rony Tirtana membenarkan kejadian pencurian motor yang terjadi di simpang Ratu Dibalau dengan Pulau Damar.

"Korban dan Istrinya tadi sudah melapor ke polsek. Korban bernama Nurhadi telah menjelaskan kronologi kejadian kepada kami. Petugas kami sedang membuat laporan tentang kejadian pencurian motor tersebut," kata Rony.

"Kami masih mengumupulkan bukti, dan akan mencocokan kejadian curanmor tersebut dengan kasus-kasus curanmor lainnya, untuk mengetahui apakah kasus tersebut didalangi oleh pelaku yang sama," sambungnya.

"Setelah kami mempunyai cukup bukti dan mengetahui identitas pelaku. Kami akan langsung melakukan pegejaran terhadap pelaku," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita Curanmor di Bandar Lampung lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved