Breaking News:

UMKM Lampung

Kuliner Lampung, Orlin Snack Gisting Kembangkan Bubur Srintil Khas Semarang

Dwi, pemilik Orlin Snack, mengaku membuat bubur srintil seusai mengikuti kursus kue dan makanan di Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id / Tri
Bubur srintil ala Orlin Snack Gisting dijual dengan harga Rp 10 ribu per porsi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Bubur sumsum yang sejak lama dikenal ternyata bisa dikembangkan menjadi bubur srintil.

Bubur ini adalah khas Semarang dengan bahan dasar bubur sumsum.

Varian menu itulah yang dikembangkan oleh Orlin Snack yang tempat usahanya di sebelah Mes Pemkab Tanggamus, Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting.

Dwi, pemilik Orlin Snack, mengaku membuat bubur srintil seusai mengikuti kursus kue dan makanan di Bandar Lampung.

Itu dilakukan untuk melepas penat sebab kesehariannya sebagai pegawai di Dinas Perkebunan Tanggamus.

"Dari ikut kursus mulai mengaplikasikan dan mempraktikkan di rumah untuk keluarga. Terus di-upload di Facebook, mulailah banyak yang minat," kata Dwi, Senin (19/4/2021).

Dwi mengaku menjalani usahanya sejak 2019 lalu dan salah satu andalannya adalah bubur srintil.

Dia menjualnya dengan harga Rp 10 ribu per porsi.

Bubur srintil ala Orlin Snack berisi bubur sumsum putih, sumsum hijau dari sari daun suji dan pandan, biji salak, biji delima, kacang hijau.

Ada pula ketan, candil, bubur mutiara, kuah santan gurih, dan gula merah.

Halaman
12
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved