Breaking News:

Pengosongan Lahan di Lampung Selatan

Satpol PP Provinsi Lampung Turunkan 300 Personel dalam Pengosongkan Lahan di Way Huwi

Lakoni mengatakan dalam kegiatan pengosongan lahan ini pihaknya menurunkan 300 personel.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hanif
Eskavator meratakan bangunan diatas lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung berdasarkan SK Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Selatan. Satpol PP Provinsi Lampung Turunkan 300 Personel dalam Pengosongkan Lahan di Way Huwi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Hindari bentrokan dengan warga dalam pengosongan lahan di Way Huwi, Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Lampung turunkan 300 personel dibantu TNI Polri.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Provinsi Lampung, Lakoni mengatakan dalam kegiatan pengosongan lahan ini pihaknya menurunkan 300 personel.

"Dari Pol PP 300 personel, kami minta Polda Lampung sebanyak 110 personel ditambah dari TNI AD satu Pleton," kata Lakoni, Senin (19/4/2021).

Diungkap Lakoni, pihaknya melakukan eksekusi sekitar pukul 09.00 wib.

"Agak mundur karena kami menunggu alat berat masih dalam perjalanan, alat berat ada dua eksavator," tegasnya.

Lakoni menuturkan total bangunan yang dirobohkan ada 17 unit.

Disinggung adanya perlawanan dari warga, Lakoni mengakui warga sempat melakukan upaya perlawanan.

"Ya namanya orang memperjuangkan hak, sah-sah saja. Tapi kami sudah yakin apa yang dimiliki dan mereka juga sudah menyadari kok," timpalnya.

Lakoni menyebutkan jika pihaknya sudah melayangkan surat peringatan sebanyak tujuh kali sejak tahun 2019.

"Semestinya eksekusi itu hanya 3 kali peringatan, ini sudah 7 kali dan mereka mau menggugat tetapi enggak jadi tertunda, kami juga kan secara kemanusiaan, mereka minta itu dan ini kita tunda lagi. Tetapi ternyata enggak juga," kata Lakoni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved