Breaking News:

Tanggamus

Pemburu Kancil dan Kijang di Register 39 Diamankan, Polisi Temukan Barang Bukti Mengejutkan

Dia ditangkap saat membawa sisa-sisa hasil buruannya di hutan lindung Register 39, Blok 7, Kecamatan Bandar Negeri Semong, Selasa (20/4/2021).

Dok Polres Tanggamus
Petugas mengamankan barang bukti dari kediaman pemburu kancil dan kijang, Selasa (20/4/2021).   

Ia menegaskan, berdasarkan banyaknya barang bukti, tersangka diperkirakan telah lama menangkap hewan yang dilindungi tersebut seorang diri.

"Dia mendapatkan keuntungan untuk kehidupan sehari-hari. Itulah pekerjaannya. Namun caranya saja yang salah karena memburu satwa dilindungi," kata Ramon.

Ia mengimbau masyarakat untuk sama-sama melestarikan cagar alam berupa satwa yang dilindungi.

"Kita minta agar masyarakat tidak merusak cagar alam, hewan yang dilindungi, sebab akan berujung pidana," tegas Ramon.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 21 ayat (2) huruf a dan d jo pasal 40 ayat (2) UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Ancamannya lima tahun penjara.

Sementara dari pengakuan Waluyo, selama ini dirinya sudah menangkap 16 ekor kancil dan satu ekor kijang.

Semuanya dijual untuk hidup sehari-hari.

Waluyo mengaku sebelumnya hanya memburu babi hutan.

Namun suatu saat tanpa sengaja ia mendapatkan kijang.

Saat itulah ia beralih memburu kancil atau kijang.

"Awalnya biasa jerat babi. Pas dapat kijang saya ketagihan," kata Waluyo.

Ia mengaku tahu kancil dan kijang adalah satwa yang dilindungi dan tidak boleh diburu.

Meski memiliki senapan angin, dia tidak pernah menggunakannya untuk menembak hewan buruannya. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )  

Baca berita Tanggamus lainnya

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved