Breaking News:

Lampung Utara

Sebanyak 1.059 Pelaku UMKM di Lampung Utara Sudah Daftar BPUM

Pemerintah kembali mengucurkan dana bantuan yang diperuntukan bagi para pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Lampung Utara.

Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Ilustrasi Kadiskop UMKM Lampung Utara Dina P. Dinas Koperasi UMKM Lampung Utara juga telah membuka pendaftaran dan sejauh ini telah terdata sebanyak 1.059 pelaku UMKM yang mendaftar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Pemerintah kembali mengucurkan dana bantuan yang diperuntukan bagi para pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Lampung Utara.

Dinas Koperasi UMKM Lampung Utara juga telah membuka pendaftaran dan sejauh ini telah terdata sebanyak 1.059 pelaku UMKM yang mendaftar.

Kadiskop UMKM Lampung Utara Dina Prawitarini mengungkapkan, pendaftaran bantuan bagi pelaku UMKM tersebut merujuk surat dari Kementerian Koperasi terkait pemberitahuan program bantuan bagi Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Kemudian, ditindaklanjuti Pemkab Lampung Utara dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor: 870/87/29-LU/IV/2021 tentang pemberitahuan program bantuan bagi pelaku UMKM di Lampung Utara.

Isinya, kepada seluruh Camat untuk memantau Kepala Desa/Lurah di wilayah kerjanya, dalam pengajuan usulan program bantuan bagi pelaku Usaha Mikro melalui Program BPUM.

”Sudah kita buka pendaftarannya mulai dari 1 April hingga tanggal 28 April 2021 mendatang. Hingga saat ini data yang sudah masuk ke kami sebanyak 1.059 calon Penerima bantuan BPUM,” kata Dina Prawitarini, Minggu 25 April 2021.

Calon penerima bantuan yang harus diusulkan melalui Kelurahan/Desa ini terus Dina, diperuntukan bagi Pelaku Usaha yang belum pernah sama sekali mengajukan bantuan ke Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura.

Untuk kuota sendiri Kementrian Koperasi tidak membatasi berapa jumlah yang diajukan.

Namun semua harus sesuai persyaratan yang berlaku dan utamanya harus memiliki Usaha sendiri alias bukan milik orang lain.

”Belum ke luar kalau yang untuk BPUM. Kalau di bank-bank itu mereka yang mendapat bantuan dari Mekar. Bukan dari kita. Itu usulan yang diajukan oleh pihak lain selain Dinas Koperasi,” jelas Dina Prawitarini.

Untuk pelaku Usaha yang diajukan baik melalui Dinas Koperasi maupun pihak lainnya sambung Dina, di tahun 2020 itu masih terus di Verifikasi oleh Kementrian hingga bulan Mei 2021 mendatang.

Kemudian bagi pelaku usaha yang nantinya tidak juga mendapat bantun di bulan Mei ini, maka akan di usulkan kembali oleh Dinas Koperasi.

Namun usulannya tidak harus di bawa perorangan, melainkan harus dikumpulkan secara kolektif melalui Desa/Kelurahan.

”Dari Desa/Kelurahan nanti yang akan mengusulkannya. Mereka mengumpulkan Soft Copy dan berkas yang diminta,” tandas Dina Prawitarini. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Baca berita Lampung Utara lainnya

Penulis: anung bayuardi
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved